Manajemen Qalbu, KAJIAN, Hikmah — January 17, 2018 at 13:15

Seorang Muslim yang Baik Adalah yang Pandai Mengatur Antara Bersyukur dan Bersabar

by
Seorang Muslim yang Baik Adalah yang Pandai Mengatur Antara Bersyukur dan Bersabar

Ketetapan Allah adalah di atas ketetapan manusia seluruhnya…

 

Islamkafah.com – Sifat manusia yang tidak didasari Aqidah iman yang kuat, maka sifat tersebut akan hancur menjadi lebih rendah dari pada mereka yang tidak dikarunia pemikiran seperti para binatang. Hal ini dikarenakan, bukan pemikiran yang menjadi pokok penting. Akan tetapi adalah hati.

Sedangkan hati tidak akan sehat dan bersih kecuali dimiliki oleh orang-orang yang beriman.

Dalam permasalahan perdagangan dan usaha, banyak mereka yang Allah beri cobaan berupa kesuksesaan namun lalai dan enggan untuk bersyukur kepada Allah. Mirisnya, ketika mendapatkan kesasakan atau kebinasaan, mereka meyalahkan orang lain.

Allah azza wa jalla, berfirman:

فَإِذَا جَاءَتْهُمُ الْحَسَنَةُ قَالُوا لَنَا هَذِهِ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَطَّيَّرُوا بِمُوسَى وَمَنْ مَعَهُ أَلَا إِنَّمَا طَائِرُهُمْ عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: “Itu adalah karena (usaha) kami.” Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 131)

Ayat ini menjelaskan bahwa semua itu adalah kehendak dan ketetapan dari Allah Ta’ala. Maka minta ampun dan minta rahmat kepada-Nya lah yang bisa menyelesaikan permasalahan dunia kita.

Barakallahu fiikum. (Asdn) []

%d bloggers like this: