Internasional, NEWS — October 24, 2017 at 23:55

Seorang Bayi di Suriah Dilaporkan Meninggal Dunia Akibat Krisis Ekonomi yang Mengerikan

by
Seorang Bayi di Suriah Dilaporkan Meninggal Dunia Akibat Krisis Ekonomi yang Mengerikan
Kondisi ekonomi yang begitu memprihatinkan di Suriah membuat banyak kaum muslimin disana meninggal dunia. Bahkan, seorang bayi saja meninggal dunia lantaran efek dari ekonomi yang sedang tidak stabil….
EAST GHOUTA, SYRIA (Islamkafah.com) — Seorang bayi perempuan, Sagr Dhfdeh dilaporkan meninggal dunia pada Ahad (22/10) di Kota Kafr Batna. Bayi malang itu meninggal dunia lantaran malnutri yang sebagai bentuk dampak konflik yang berkepanjangan.

Malnutrisi juga disebabkan oleh melonjaknya harga sembako dengan sangat-sangat tinggi, sehingga membuat kaum muslimin di sana kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Seperti dilansir dari Hidayatullah.com dalam rilisannya pada (24/10) harga-harga makanan memang sangat melambung tinggi dan sulit terbayangkan. Yakni, harga satu kilo beras saja mencapai 2000 SP (4,3 $), gula 4300 SP (9,3 $) dan garam 3000 SP (6,5 $). Lebih jauh dari itu, ternyata harga roti pun melambung tinggi pula, yakni satu kilo roti sudah mencapai 1.400 SP.

Bahkan seoran lelaki paruh baya (Abu Ahmad) dengan lima anak mengaku bekerja dengan gaji 100 $ per bulan. Dan, dengan gaji itu hanya bisa membeli kebutuhan dasar untuk 10 hari saja.

Tak cukup sampai disitu, kebutuhan obat-obatan di Suriah pun mencapai tingkat tinggi, sehingga banyak para penderita penyakit kronis mengalami kondisi kesehatan yang sangat-sangat memprihatinkan. Terlebih, sebentar lagi in shaa Allah musim dinign akan segera tiba. (aus) []

Tags
%d bloggers like this: