KAJIAN, Hikmah — April 3, 2017 at 10:43

Kisah Hikmah: Enggak Jadi Dimarah, Malah Dapat Hadiah!

by
Kisah Hikmah: Enggak Jadi Dimarah, Malah Dapat Hadiah!

Dari balik pintu tiba-tiba Abu Nawas membaca sepotong ayat Al-Quran,”…. Orang-orang yang bertaqwa, yaitu mereka yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya….”

 

 

Ketika Abu Nawas sedang membawa semangkuk gulai yang masih panas untuk hidangan siang, tiba-tiba kakinya terpeleset. Gulai yang dibawanya pun tumpah, sebagian mengenai muka sang Raja.

Sebenarnya Raja sangat marah atas kejadian tersebut. Tetapi karena banyak tamu, ia tahan kemarahannya. “Maafkan, Tuan-tuan, atas kelakuan pelayan kami yang kurang ajar tadi,” kata Raja.

Dari balik pintu tiba-tiba Abu Nawas membaca sepotong ayat Al-Quran,”…. Orang-orang yang bertaqwa, yaitu mereka yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya….”

“Ya, aku memang sedang menahan amarah,” sahut sang Raja.

“Dan memaafkan atas kesalahan orang…,”Abu Nawas meneruskan baca ayat.

“Baik, aku memaafkanmu atas kesalahanmu,” sahut Raja.

“Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS Ali Imran: 133-144). Abu Nawas pun mengakhiri ayat itu.

“Hai pelayan, kemari! Ini terimalah uang lima ratus dirham sebagai hadiah,” kata raja. “Lain kali, tolong kamu siram lagi mukaku dengan gulai, biar kamu bisa menerima hadiah lebih besar lagi dariku.”

Salah satu ibrah yang bisa kita petik dari kisah di atas adalah kemuliaan menahan marah. Mungkin ada sebagian orang menganggap, orang yang bisa mengumbar amarah adalah orang yang kuat. Tidak demikian.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Bukanlah kuat itu dengan mengalahkan musuh saat bergulat, akan tetapi bisa menguasai dirinya tatkala marah.” (HR. Imam Bukhari, Muslim, dan Ahmad) (Rudi)


Sumber: https://www.kiblat.net/2014/04/08/gak-jadi-dimarah-malah-dapat-hadiah/