FIQIH, Doa & Dzikir — August 2, 2018 at 19:52

Doa untuk Orang yang Berangkat Haji

by
Doa untuk Orang yang Berangkat Haji

Bagaimana doa kita untuk orang yang berangkat haji itu?

Para ulama mengajarkan doa untuk orang yang berangkat haji sebagaimana doa untuk orang yang bepergian (safar).

Doa Pertama

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ الْخَطْمِىِّ قَالَ كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا أَرَادَ أَنْ يَسْتَوْدِعَ الْجَيْشَ قَالَ أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكُمْ وَأَمَانَتَكُمْ وَخَوَاتِيمَ أَعْمَالِكُمْ

Dari Abdullah al Khatmi, ia mengatakan, “Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi membekali (memberangkatkan) pasukan, beliau mendoakan (yang artinya): Aku menitipkan agama kalian, amanah kalian dan perbuatan terakhir kalian kepada Allah” (HR. Abu Daud)

عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كَانَ أَبِى عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ إِذَا أَتَى الرَّجُلَ وَهُوَ يُرِيدُ السَّفَرَ قَالَ لَهُ ادْنُ حَتَّى أُوَدِّعَكَ كَمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُوَدِّعُنَا فَيَقُولُ أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ

Dari Salim bin Abdillah, ia berkata, ketika seseorang yang hendak berangkat safar datang kepada Abi Abdullah bin Umar, ia mengatakan, “mendekatlah padaku, aku akan mendoakanmu sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendoakan kami (yang artinya): Aku menitipkan agamamu, amanahmu dan perbuatan terakhirmu kepada Allah” (HR. Ahmad)

Inilah doa pertama yang diambil para ulama dari yang dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Yakni

أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ

“Aku menitipkan agamamu, amanahmu dan perbuatan terakhirmu kepada Allah”

Jika yang didoakan adalah seorang calon jamaah haji perempuan, maka doanya berbunyi:

أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكِ وَأَمَانَتَكِ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكِ

“Aku menitipkan agamamu, amanahmu dan perbuatan terakhirmu kepada Allah”

Jika yang didoakan lebih dari satu calon jamaah haji, doanya juga dalam bentuk jamak.

أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكُمْ وَأَمَانَتَكُمْ وَخَوَاتِيمَ أَعْمَالِكُمْ

“Aku menitipkan agama kalian, amanah kalian dan perbuatan terakhir kalian kepada Allah”

Doa Kedua

aDoa kedua diambil dari riwayat Tirmidzi sebagai berikut:

عَنْ أَنَسٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّى أُرِيدُ سَفَرًا فَزَوِّدْنِى. قَالَ زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى. قَالَ زِدْنِى. قَالَ وَغَفَرَ ذَنْبَكَ. قَالَ زِدْنِى بِأَبِى أَنْتَ وَأُمِّى. قَالَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Dari Anas ia mengatakan, seorang laki-laki menghadap Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lalu berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku akan berangkat safar maka bekalilah (doakanlah) aku.” Beliau lantas mendoakan (yang artinya): “Semoga Allah membekalimu dengan ketaqwaan”. Orang itu berkata lagi, “Tambahilah (doa) untukku” Beliau menambahkan, “Dan semoga Allah mengampuni dosamu.” Ia berkata lagi, “Tambahkan lagi, demi ayah dan ibuku” Beliau menambahkan, “Semoga Allah memudahkanmu di mana saja engkau berada” (HR. Tirmidzi)

Untuk doa kedua ini, jika calon jama’ah hajinya seorang laki-laki, maka doanya berbunyi:

زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

“Semoga Allah membekalimu dengan ketaqwaan, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu di mana saja engkau berada”

Jika yang didoakan adalah seorang calon jamaah haji perempuan, maka doanya berbunyi:

زَوَّدَكِ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكِ وَيَسَّرَ لَكِ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتِ

“Semoga Allah membekalimu dengan ketaqwaan, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu di mana saja engkau berada”

Jika yang didoakan lebih dari satu calon jamaah haji, doanya juga dalam bentuk jamak.

زَوَّدَكُمُ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكُمْ وَيَسَّرَ لَكُمُ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتُمْ

“Semoga Allah membekali kalian dengan ketaqwaan, mengampuni dosa kalian, dan memudahkan kalian di mana saja kalian berada”

Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber : http://bersamadakwah.net/doa-untuk-orang-yang-berangkat-haji/

Tags
%d bloggers like this: