Category: Muamalah

Bolehkan Tahniah (Mengucapkan Selamat) Atas Sesuatu Yang Dimiliki Dan Dialami Seseorang

Bolehkan Tahniah (Mengucapkan Selamat) Atas Sesuatu Yang Dimiliki Dan Dialami Seseorang

Mengucapkan selamat hakikatnya adalah perkara yang mubah, asal tidak untuk mengucapkan segala keberhasilan atau hari-hari raya dan peringatan kaum kuffar (Kafir).

Read more ›
Inilah Syarat Sah Syar’inya Sebuah Hijab

Inilah Syarat Sah Syar’inya Sebuah Hijab

Dewasa ini, para wanita telah banyak yang tidak mengerti bagaimanakah hijab syar’i yang wajib atas nereka? Mereka telah merasa bahwa hijab jahiliyyah yang saat ini sering mereka gunakan telah menggugurkan kewajiban mereka untuk berhijab. Namun, tidak sadarkah mereka, bahwa sesungguhnya hijab mereka masih banyak yang masih sangat jauh dari kata […]

Read more ›
Kuas Berbahan Bulu Babi, Najiskah?

Kuas Berbahan Bulu Babi, Najiskah?

Pada umumnya, kuas cat memanglah terbuat dari bulu babi. Meski terdapat kuas yang berbahan lainnya. Namun, hakikatnya kuas yang beredar di pasaran. Nah, lantas bagaimanakah hukumnya menggunakan kuas babi itu untuk mengecat? Najis tidak, kah?

Read more ›
Hukum Mengenakan Dasi, Berkawat Gigi, Serta Mendengarkan Musik Dalam Syariat

Hukum Mengenakan Dasi, Berkawat Gigi, Serta Mendengarkan Musik Dalam Syariat

Mengenakan kawat gigi, berdasi dan bermusik/atau mendengarkannya sudah menjadi kebiasaan banyak kalangan. Mulai dari kalangan dewasa dan remaja. Namun, bagaimanakah sesungguhnya melakukan ketiga hal tersebut dalam syariat Islam?

Read more ›
Bolehkan Mengambil Upah Dari Mengajarkan Kitabullah?

Bolehkan Mengambil Upah Dari Mengajarkan Kitabullah?

Mengajarkan dien/agama kepada kaum muslimin adalah amal shalih yang mulia, karena hal ini adalah salah satu bentuk aplikasi dakwah yang jika ia ikhlas karena Allah Ta’ala, pasti akan diganti dengan surga Allah, Biidizinillah. Namun, ketika seseorang mengajarkan dien dan kitabullah, Al-Qur’an, apakah boleh seseorang mengambil upah darinya? Berikut penjelasannya secara […]

Read more ›
Bolehkan Mengucapkan Inalillahi Waina ilaihi Raji’un, Ketika Seorang Kafir Meninggal

Bolehkan Mengucapkan Inalillahi Waina ilaihi Raji’un, Ketika Seorang Kafir Meninggal

Ucapaan istirja’, Inalillahi wa inna ilaihi raji’un adalah ucapaan yang biasa diucapkan oleh masyarakat ketika mendegar suatu musibah atau kabar kematian seseorang. Namun, ucapan yang identik dengan ucapan Islam ini boleh saja diucapkan ketika mendengar orang kafir meninggal.

Read more ›