AQIDAH-AKHLAQ, Kuliah Aqidah — July 15, 2018 at 09:33

Tugas Nabi dan Rasul adalah Menyampaikan Kabar Gembira dan Kabar Buruk

by
Tugas Nabi dan Rasul adalah Menyampaikan Kabar Gembira dan Kabar Buruk

Allah mengutus para nabi dan rasul adalah untuk membimbing umat manusia menuju jalan yang baik, dan tugas utama dari para nabi dan rasul adalah memberikan kabar gembira dan memberikan ancaman bagi umat manusia…

 

Islamkafah.com – Allah mengutus para nabi dan rasul adalah untuk membimbing umat manusia menuju jalan yang baik, dan tugas utama dari para nabi dan rasul adalah memberikan kabar gembira dan memberikan ancaman bagi umat manusia, Allah berfirman:

وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ ۖ فَمَنْ آمَنَ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberikan kabar gembira dan memberi peringatan. Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.(Al An’am : 48)

Kemudian Allah berfirman khusus tentang Nabi Muhammad yang diutus untuk seluruh umat manusia, berbeda dengan nabi dan rasul sebelumnya yang hanya diutus untuk kaumnya saja.

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا مُبَشِّرًا وَنَذِيرًا

Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.(Al Furqan : 56)

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.(Saba’ : 28)

Lalu apakah kabar gembira dan kabar buruk tersebut?

Kabar gembira tersebut adalah surga, tugas Nabi dan rasul adalah memberikan kabar gembira berupa surga bagi orang yang mau mengamalkan ajaran islam secara benar, orang yang beriman diiming-imingi dengan surga yang keindahannya tiada tara dan agar tetap semangat mengamalkan setiap syariat Allah yang ada.

dan kabar buruk atau peringatan itu adalah neraka, yang mana neraka ini Allah siapkan bagi siapa saja yang membangkang atas perintah Allah dan enggan beriman terhadap ajaran syariat. neraka ini menjadi peringatan bagi orang yang beriman agar menjauhkan diri dari perbuatan dosa.

Pada intinya tuga para nabi dan rasul hanya mmberikan kabar gembira dan peringatan masalah manusia mau menerima itu bukan tanggung jawab para nabi dan rasul, karena hanya Allah yang membolak balikkan hati manusia.

إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ بِالْحَقِّ بَشِيرًا وَنَذِيرًا ۖ وَلَا تُسْأَلُ عَنْ أَصْحَابِ الْجَحِيمِ

Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungan jawab) tentang penghuni-penghuni neraka.(Al Baqarah : 119)

Seharusnya kita sebagai makhluk yang diberi akal oleh Allah mampu berfikir bahwa jika ada balasan surga dan neraka maka kita harunya sudah mempersiapkan itu semua dan semakin mantap dalam masalah kebakan. (Abd.N)

%d bloggers like this: