KAJIAN, Hikmah — February 13, 2018 at 23:51

Tidak Boleh Menegakkan Hukuman Potong Tangan kepada Seorang yang Mencuri Buah dan Mayang Kurma

by
Tidak Boleh Menegakkan Hukuman Potong Tangan kepada Seorang yang Mencuri Buah dan Mayang Kurma

Kita dapati ada seseorang yang terpaksa ia mencuri sebuah makanan untuk dirinya menyambung hidup, maka untuk hal seperti ini ia tidaklah boleh dipotong tanganya dan wajib diberikan perhatian oleh khilafah Islamiyyah tentang makanannya…

Islamkafah.com – Dizaman fitnah yang sangat jauh dari hukum Islam, kita dapati banyak manusia yang semakin jauh dari Allah azza wa jalla. Mereka asyik menggunakan hukum thaghut untuk saling menindas satu diantara yang lainnya, sedangkan hal itu adalah berakibat kekafiran bagi diri mereka meskipun mereka tidak menyadarinya.

Jika kita mau melihat keadaan masyarakat kita, banyak diantara para pejabat thaghut yang mencuri dan melakukan kerusakan, akan tetapi mereka sama sekali aman dari hukuman. Sedangkan orang-orang yang lemah, fakir dan miskin andai mereka terpaksa mencuri sekedar untuk makan, maka ia didzhalimi agar ditegakkan hukuman kepada dirinya (Hukum thgahut.)

Dalam agama Islam, seseorang yang sekedar mencuri buah-buahan untuk kehidupannya yang sulit, maka diharamkan untuk dirinya ditegakkan had potong tangan, hal ini sebagaimana hadits dibawah ini:

   َوَعَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ رضي الله عنه ، قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ : ( لَا قَطْعَ فِي ثَمَرٍ وَلَا كَثَرٍ )  رَوَاهُ اَلْمَذْكُورُونَ, وَصَحَّحَهُ أَيْضًا اَلتِّرْمِذِيُّ, وَابْنُ حِبَّان َ

Rafi’ Ibnu Khodij Radliyallaahu ‘anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak dipotong orang yang mencuri buah dan mayang kurma.” Diriwayatkan oleh Ahmad dan Imam Empat. Hadits shahih juga menurut Tirmidzi dan Ibnu Hibban.

Semoga sedikit tulisan kami ini dapat bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin.

Barakallahu fiikum. (raf) []

Tags
%d bloggers like this: