AQIDAH-AKHLAQ, Kuliah Aqidah, Kuliah Akhlaq — November 20, 2019 at 13:20

Tidak ada Kata Terlambat untuk Bertaubat kepada Allah

by
Tidak ada Kata Terlambat untuk Bertaubat kepada Allah

Selama kita masih hidup maka selama itu juga kesempatan kita untuk bertaubat kepada Allah…

Islamkafah.com –  Para ulama brkata: “Mengerjakan taubat itu hukumnya wajib dari segala macam dosa. Jikalau kemaksiatan itu terjadi antara seseorang hamba dan antara Allah Ta’ala saja, yakni tidak ada hubungannya dengan hak seseorang  manusia yang  lain,  maka  untuk  bertaubat  itu  harus menetapi tiga macam syarat.

Pertama hendaklah menghentikan sama sekali-seketika itu juga -dari kemaksiatan yang dilakukan, kedua ialah supaya merasa menyesal kerana telah melakukan kemaksiatan tadi dan ketiga supaya berniat tidak akan kembali mengulangi perbuatan maksiat itu untuk selama-lamanya.

Bahkan Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam dalam satu hari beliau bertaubat kepada Allah lebih dari 70 kali, sabdanya:

وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال‏:‏ سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول‏:‏ ‏”‏والله إني لأستغفر الله وأتوب إليه في اليوم أكثر من سبعين مرة ‏”‏ ‏(‏‏(‏رواه البخاري‏)‏‏)‏‏.‏

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu berkata: Demi Allah, sesungguhnya saya (Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam) memohonkan pengampunan kepada Allah serta bertaubat kepadaNya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.” (Riwayat Bukhari)

Dan tidak ada kata terlambat untuk bertaubat kepada Allah, selama nyawa kita masih berasa di dalam tubuh maka pintu taubat masih terbuka lebar, kecuali jika ruh kita sudah berada di kerongkongan (sakaratul maut), maka pintu taubat sudah Allah tutup. Nabi berapa:

 وعن أبي عبد الرحمن عبد الله بن عمر بن الخطاب رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏”‏ إن الله عز وجل يقبل توبة العبد ما لم يغرغر‏”‏ ‏(‏‏(‏رواه الترمذي وقال‏:‏ حديث حسن‏)‏‏)‏‏.‏

Dari Abu Abdur Rahman iaitu Abdullah bin Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhuma dari Nabi s.a.w., sabdanya: “Sesungguhnya Allah ‘Azzawajalla itu menerima taubatnya seseorang hamba selama ruhnya belum sampai di kerongkongannya – yakni ketika akan meninggal dunia.”(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahawa ini adalah Hadis hasan)

Oleh karena itu jangan kita buang kesempatan yang ada untuk bertaubat kepada Allah dari segala kesalahan yang pernah kita lakukan baik yang kita sadari atau yang tidak kita sadari. Karena Allah akan mengampuni segala dosa.

Jika kita melakukan dosa maka bertaubatlah pada siang hari dan jika kita melakukan dosa pada siang hari maka bertaubatlah pada malam hari, karena Allah selalu mengulurkan tangannya untuk menerima taubat hamba-Nya setiap saat, Nabi bersabda:

وعن أبي موسى عبد الله بن قيس الأشعرى رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏”‏ إن الله تعالى يبسط يده بالليل ليتوب مسيء النهار، ويبسط يده بالنهار ليتوب مسيء الليل حتى تطلع الشمس من مغربها‏”‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏

Dari Abu Musa Abdullah bin Qais al-Asy’ari Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala itu membeberkan tanganNya – yakni kerahmatanNya -di waktu malam untuk menerima taubatnya orang yang berbuat kesalahan di waktu siang dan juga membeberkan tanganNya di waktu siang untuk menerima taubatnya orang yang berbuat kesalahan di waktu malam. Demikian ini terus menerus sampai terbitnya matahari dari arah barat – yakni di saat hampir tibanya hari kiamat, kerana setelah ini terjadi, tidak diterima lagi taubatnya seseorang.” (Riwayat Muslim)

Wallahu A’lam (Abd.N)

%d bloggers like this: