Internasional, NEWS — November 22, 2018 at 13:56

Sudah 85.000 Anak Yaman Meninggal Kelaparan akibat Konflik Perang

by
Sudah 85.000 Anak Yaman Meninggal Kelaparan akibat Konflik Perang

Selama perang yang terjadi di Yaman banyak anak-anak yang meninggal dunia, tapi bukan karena serangan rudal saja namun juga karena kekurangan makanan…

SANA’A YAMAN (ISLAMKAFAH.COM) – 85.000 anak di Yaman  yang berusia dibawah lima tahun meninggal karena kelaparan dan malnutrisi. Angka itu akumulasi tiga tahun terakhir, selama konflik perang sipil yang berlangsung di negara Yaman.

Data tersebut berasal dari laporan Save the Children, sementara berdasarkan data PBB mengenai gizi buruk jumlahnya telah menimpa lebih dari 1,3 juta anak sejak konflik antara pemberontak Syiah Houthi dan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Penyebab dari kelaparan ini adalah karena blokade perbatasan Saudi yang dirancang untuk melemahkan kelompok Houthi. Blokade ini bukan hanya melemahkan pemberontak saja namun juga memutus akses makanan, bahan bakar, bantuan dan barang-barang komersial bagi warga sipil di Yaman.

“Saya takut perang dan khawatir kita tidak akan punya makanan. Ini menyedihkan, ”kata Suad, seorang ibu dari Nusair yang berusia 13 bulan. Bocah 13 bulan itu adalah salah satu anak yang menderita kekurangan gizi akut yang sedang diobati Save the Children.

“Saya tidak bisa tidur, itu menyiksa, dan saya khawatir tentang anak-anak saya. Saya tidak bisa hidup jika ada bahaya yang menimpa mereka,” seperti dikutip Sindonews.com (22/11/2018).

Untuk bertahan hidup warga Yaman hanya makan dedaunan yang direbus kemudian dihaluskan menyerupai adonan roti, inilah kondisi yang sebenarnya terjadi di Yaman, karena sulitnya mendapatkan makanan.

Angka balita penderita gizi buruk diperkirakan akan terus bertambah karena akses makanan dan obat-obatan yang terputus akibat blokade perbatasan, bukan hanya balita saja yang mengalami gizi buruk ibu hamil dan menyusui banyak yang menderita gizi buruk. (Abd.N)

%d bloggers like this: