Ibadah, Muamalah, FIQIH — February 12, 2018 at 23:56

Seseorang yang Berbuat Salah Tanpa Disengaja, Hendaknya Dimaafkan Kecuali Melanggar Had

by
Seseorang yang Berbuat Salah Tanpa Disengaja, Hendaknya Dimaafkan Kecuali Melanggar Had

Banyak diantara kaum muslimin yang saling bermusuhan dikarenakan kesalahan satu sama lainnya yang tidak disengaja, hendaknya seorang muslim berlapang dadda dan mudah untuk memaafkan orang lain……

 

Islamkafah.com – Ketika seseorang melakukan kesalahan kepada kita, dan kita pun mengetahui bahwa ketidaksengajaan tersebut adalah karena bukan sengaja, sebaiknya kita bermudah untuk memberikan maaf kepada saudara kita tersebut, dan tidak membawanya kedalam permasalahan yang menyulitkannya dikemudian hari.

Ketahuilah bahwa sesungguhnya jika ia tidak melanggar had yang telah ditetapkan oleh Allah azza wa jalla, maka memberikan maaf lebh baik akibatnya bagi diri kita.

Hal ini pula yang dilakukan oleh Ali bin Abi Thalib radiallahuanhu, sebagaimana hadits dibawah ini:

   َوَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( أَقِيلُوا ذَوِي اَلْهَيْئَاتِ عَثَرَاتِهِمْ إِلَّا اَلْحُدُودَ )  رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيُّ. وَعَنْ عَلِيٍّ رضي الله عنه قَالَ: ( مَا كُنْتُ لِأُقِيمَ عَلَى أَحَدٍ حَدًّا, فَيَمُوتُ, فَأَجِدُ فِي نَفْسِي, إِلَّا شَارِبَ الْخَمْرِ; فَإِنَّهُ لَوْ مَاتَ وَدَيْتُهُ )  أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ

“Dari ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Ampunilah orang-orang yang baik dari ketergelinciran (berbuat salah yang tidak disengaja) mereka, kecuali melanggar had.” Riwayat Ahmad, Abu Dawud, Nasa’i dan Baihaqi. Ali Radliyallaahu ‘anhu berkata: Aku tidak menjalakan had kepada seseorang kemudian ia mati dan aku berduka cita, kecuali peminum arak. Sesungguhnya jika ia mati, akan kubayar dendanya.” (Riwayat Bukhari.)

Semoga sedikit tulisan kami ini dapat bermanfaat untuk seluruh kaum musimin.

Barakallahu fiikum. (raf) []

Tags
%d bloggers like this: