Ibadah, FIQIH — February 5, 2018 at 07:04

Seorang yang Dikarunia Allah Kemampuan, Hendaknya Bersegera Menikah

by
Seorang yang Dikarunia Allah Kemampuan, Hendaknya Bersegera Menikah

Banyak sekali para pemuda yang sesungguhnya telah memiliki kemampuan untuk menikah, akan tetapi mereka malah menunda-nundanya…..

 

Islamkafah.com – Sikap dari kebanyakan para pemuda hari ini yang banyak menunda pernikahaan dengan alasan hendak mencari kekayaan terlebih dahulu adalah tidak tepat dalam pandangan syariat Islam.

Dikarenakan, dizaman fitnah seperti ini seharusnya seorang lelaki sudah menikah demi menjaga dirinya dari syahwat yang haram dan pula untuk menyempurnakan setengah agama mereka.

Sikap menunda-nunda adalah sikap yang kurang tepat, karena kekayaan bisa dicari setelah menikah. Sedangkan biasanya kekayaan itu insyaaAllah dapat diraih dengan sabar dan ikhlas serta mengharap pertolongan Allah dan setelah menikah.

Sedikit sekali kita dapati orang yang Allah berikan kekayaan ditangan orang yang masih membujang. Sangat jarang sekali. Karena, menikah itu sendiri adalah sebuah pintu rezeki dan jalan dari datangnya kebahagian dan rezeki berlimpah.

   عَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه قَالَ لَنَا رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( يَا مَعْشَرَ اَلشَّبَابِ ! مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ اَلْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ , فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ , وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ , وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ ; فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ )  مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

“Abdullah Ibnu Mas’ud Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda pada kami: “Wahai generasi muda, barangsiapa di antara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya ia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu.” (Muttafaq Alaihi).

 Semoga dari hadits berikut ini kita dapat termotifasi untuk melakukan pernikahaan, terutama mereka yang memang masih membujang.

Barakallahu fiikum. (aus) []