AQIDAH-AKHLAQ, Kuliah Aqidah — Tue 16 Jan 2018AD at 13:50

Seorang Muwahidin Harus Siap Hadapi Kebenaran dari Hadits “Ghuroba”

by
Seorang Muwahidin Harus Siap Hadapi Kebenaran dari Hadits “Ghuroba”

Kebenaran dari hadits “Ghuroba” terlihat sangat nampak dari apa yang dirasakan oleh kaum Muwahidin sejati hari ini…

 

Islamkafah.com – Dewasa ini, menjalankan konsekuensi tauhid yang murni bersama sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam adalah terlihat sangatlah asaing dibenak masyarakat awam kebanyakan. Hal ini dikarenakan, orang-orang yang terasing itu melakukan dan membernarkan segala sesuatu yang pada awalnya terlihat benar meskipun pada asalnya adalah salah besar.

Bahkan, tidak hanya itu. Berbagai intimidasi dari orang-orang awam berupa ancaman, gangguan, perkataan yang menyakitkan, pengusiran, pemboikotan hingga pembunuhan pun kerap diterima oleh para penyeri dakwah al-haq.

Akan tetapi, perlu kita ketahui. Bahwasanya dakwah al-haq ini akan terus berjalan meskipun taring-taring orang kafir siap mencabik-cabik daging pelakunya. Selain itu, keterasingan dari para muwahidin ini sudah benar-benar disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam pada jauh-jauh hari, yakni berkisar sekitar 1400-an tahun yang lalu.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam, bersabda:

بَدَأَ الإِسْلاَمُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ

Islam datang dalam keadaan yang asing, akan kembali pula dalam keadaan asing. Sungguh beruntunglah orang yang asing” (HR. Muslim no. 145).

Inilah hakikat dari perjuangan penegakan Islam dan kalimat Allah yang sagat terlihat asing di mata orang-orang kafir, munafik, murtad, jahil, dzhalim, fajir lagi sangat fasik.

Semoga hadits ini bisa sedikit menghibur kita dari penatnya berbagai gangguan-gangguan dari orang-orang kafir wal murtadin. Amin yaa rabbal ‘alamin. (Adsn) []

Tags
%d bloggers like this: