Internasional, NEWS — December 22, 2020 at 05:40

Semakin Liberal, Arab Saudi Kini Jual Pernak-pernik Natal Secara Bebas

by
Two youths walk past a Christmas tree at Emirates mall in Dubai December 25, 2009. REUTERS/Ahmed Jadallah (UNITED ARAB EMIRATES - Tags: SOCIETY RELIGION) - RTR28CH6

Pernak-pernik perayaan Natal kini dijual bebas di Riyadh ibukota Arab Saudi…

RIYADH, ARAB SAUDI (ISLAMKAFAH.COM) – Sejak putra mahkota kerajaan Arab Saudi pangeran Mohammad bin Salman ditetapkan sebagai pewaris tahta kerajaan banyak sekali perubahan peraturan yang terjadi di dalam kerajaan tempat lahirnya Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam tersebut.

Dulu pernak-pernik Natal dijual secara sembunyi-sembunyi di wilayah kerajaan Arab Saudi karena melanggar peraturan pemerintah, namun kini peraturan tersebut sudah dihapuskan dan menjual pernak-pernik Natal menjadi legal.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya berkomentar “Rasanya hampir tidak mungkin hal ini terjadi di wilayah kerajaan Arab Saudi”

Dulu warga yang ingin membeli pernak-pernik Natal harus membeli dari Suriah atau Lebanon dan menyelundupkannya ke Saudi.

Hingga hampir tiga tahun yang lalu, hampir tidak mungkin untuk menjual barang-barang semacam itu secara terbuka di Arab Saudi, tetapi pihak berwenang telah memotong kekuasaan para ulama yang telah lama terkenal menegakkan tradisi Islam yang kuat, dilansir Sindonews.com (21/12/20).

Seorang manajer toko Riyadh, Omar, yang menolak memberikan nama belakangnya, mengatakan tokonya tidak hanya menjual barang-barang Natal tetapi juga pakaian untuk Halloween secara luas, dilihat oleh ulama di kerajaan Saudi sebagai tradisi Amerika yang menyimpang dari Islam.

Para ulama kini dikekang oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi, bahkan konser musik serta bioskop dan tempat hiburan lainnya mulai menjamur di negara penjaga Makkah dan Madinah, yang sebelumnya dilarang di kerajaan Saudi.

(AN)