KAJIAN, Hikmah — April 21, 2020 at 14:49

Salah Satu Kebaikan Muslim Adalah Dengan Menjaga Lisannya

by
Salah Satu Kebaikan Muslim Adalah Dengan Menjaga Lisannya

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

إن العبد ليتكلم بالكلمة من رضوان الله , لا يلقي لها بالا , يرفعه الله بها درجات , و إن العبد ليتكلم بالكلمة من سخط الله , لا يلقي لها بالا يهوي بها في جهنم

“Sungguh seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan keridhoan Allah, namun dia menganggapnya ringan, karena sebab perkataan tersebut Allah meninggikan derajatnya. Dan sungguh seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan kemurkaan Allah, namun dia menganggapnya ringan, dan karena sebab perkataan tersebut dia dilemparkan ke dalam api neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hanya karena lisan seorang muslim bisa dinaikkan derajatnya di sisi Allah dan bisa pula dihinakan derajatnya di sisi Allah, maka dari itu jadilah muslim yang lisannya bermanfaat untuk Dien Karena dengan demikian kita ikut mensyiarkan agama Islam yang mulia ini.

Lisan seorang muslim senantiasa berkata yang baik dan selalu bermanfaat bagi orang lain, karena perkataan yang baik sangatlah berpengaruh terhadap hati orang lain sehingga mampu mengubah kerusakan menjadi kebaikan.

Seorang muslim selalu senantiasa menjaga lisannya dari berkata yang jelek karena Nabi bersabda:

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka katakanlah perkataan yang baik atau jika tidak maka diamlah.”(Muttafaqun ‘alaihi).

Buah menjaga lisan adalah surga. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من يضمن لي ما بين لحييه وما بين رجليه أضمن له الجنة

“Barangsiapa yang mampu menjamin untukku apa yang ada di antara kedua rahangnya (lisan) dan apa yang ada di antara kedua kakinya (kemaluan) aku akan menjamin baginya surga.” (HR. Bukhari)

Oleh karena itu wajib bagi setiap muslim untuk menjaga lisan dan kemaluannya dari perkara-perkara yang diharamkan oleh Allah, dalam rangka untuk mencari keridhaan-Nya dan mengharap balasan berupa pahala dari-Nya.

Maka dari itu gunakanlah lisan kita untuk terus mensyiarkan Islam dan berdakwah agar ummat itu tahu bahwa Islam agama yang benar dan lembut.