Internasional, Investigasi, NEWS — January 23, 2018 at 23:59

Kaum Kafirin Yahudi Melaksanakan Ritual Sesat Mereka di Al-Aqsa dengan Penjagaan Militer

by
Kaum Kafirin Yahudi Melaksanakan Ritual Sesat Mereka di Al-Aqsa dengan Penjagaan Militer

Kembali untuk kesekian kali Yahudi memberikan kedzhaliman untuk kaum muslimin di Palestina dan masjid Al-Aqsa. Lantas, apakah kaum muslimin tetap meninggalkan jihad dan berharap Palestina bebas dibawh payung Demokrasi kafir?

 

TEPI BARAT, PALESTINA (Islamkafah.com) – Kompleks Masjid Al-Aqsa yang terletak di Yerusalem Timur al-Quds dikabarkan tengah kembali diserbu oleh sekelompok pemukim ilegal Yahudi “Israel” La’natullah dengan dikawal oleh pasukan militer kafir mereka.

Kejadian yang terjadi pada Rabu Pagi (17/01) yang lalu menggambarkan tentang sewenang-wenangnya mereka yang tiba-tiba memasuki masjid dan memicu bentrokan dengan kaum muslimin yang sedang berada di dalam masjid Al-Aqsa.

Terlihat kaum kafirin Yahudi -La’natullah- berbondong-bondong memasuki kompleks Al-Aqsa untuk mengadakan ritual sesat mereka dibawah penjagaan militer bersenjata lengkap

 

Seperti dilansir dari voa-islam.com dalam rilisannya pada (18/01) yang lalu bahwa pasukan militer zionis “Israel” telah secara teratur dan rutin memberikan izin bagi para extrimis Yahudi kafirin untuk memasuki kompleks suci masjid Al-Aqsa. Akan tetapi di waktu yang bersamaan pula, mereka tidak mengizinkan bahkan mempersulit kaum muslimin untuk masuk ke dalam masjid Al-Aqsa.

Pasukan militer kafirin Yahudi yang menjaga kaum kafirin extrimis Yahudi memasuki komples masjid Al-Aqsa

Yang lebih memprihatinkan adalah bahwa kaum kafirin Yahudi sering kali diberkan izin untuk menggelar ritual sesat mereka di kompleks Al-Aqsa dibawah perlindungan polisi dan militer unit bersenjata lengkap. Hal ini tentu saja sangat melukai perasaan kaum muslimin di Palestina dan perasaan kaum muslimin di seluruh dunia.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa masjid Al-Aqsa adalah masjid yang agung dan suci dalam hati kaum muslimin. Juga selain dari pada itu, masjid ini adalah masjid tersuci ketiga setelah masjid al-haram di Mekkah Al-Mukaromah dan masjid An-Nabawi di Madinah Munawarah. (aus) []