Ibadah, FIQIH — December 1, 2017 at 23:43

Pada Bulan Ramadhan, Setan dan Jin Jahat Dibelenggu! Benarkah Demikian?

by
Pada Bulan Ramadhan, Setan dan Jin Jahat Dibelenggu! Benarkah Demikian?

Anggapan tentang adanya pembelengguan terhadap para setan dan jin jahat di bulan suci Ramadhan bukanlah sebuah kebohongan atua cerita khayal, akan tetapi ini adalah kabar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam yang mustinya kita imani…

Islamkafah.com – Ketika kita bertemu bulan Ramadhan, maka kita biasanya akan mendengar perihal setan-setan yang dibelenggu. Namun, mungkin tidak sedikit mereka yang tidak mempercayai hal demikian karena melihat realita banyaknya orang yang tetap bermaksiat di bulan Ramadhan.

Kali ini insyaaAllah kita akan membawakan sebuah dalil yang berkaitan dengan hal tersebut.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِى مُنَادٍ يَا بَاغِىَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِىَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

Pada malam pertama bulan Ramadhan setan-setan dan jin-jin yang jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pun pintu yang terbuka dan pintu-pintu surga dibuka, tidak ada satu pun pintu yang tertutup, serta seorang penyeru menyeru: “Wahai yang mengharapkan kebaikan bersegeralah (kepada ketaatan), wahai yang mengharapkan keburukan/maksiat berhentilah”. Allah memiliki hamba-hamba yang selamat dari api neraka pada setiap malam di bulan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi, no. 682 dan Ibnu Majah, no. 1642. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Dalam hadits ini, dikatakan bahwa jin jahat dan setan memanglah dibelenggu di saat bulan Ramadhan, serta pintu-pintu neraka ditutup. Sehingga, dilarang keras bagi kita untuk mendustakan hal yang demikian, dan patutnya untuk mengimani dan menjadi ibarah dan semangat dalam memaksimalkan amal shalih di bulan Ramadhan.

Barakallahu fiikum. (aus) []