Uncategorized — January 7, 2020 at 12:14

Musibah itu Datang dari Allah maka Mintalah Pertolongan kepada Allah

by
Musibah itu Datang dari Allah maka Mintalah Pertolongan kepada Allah

 

Segala sesuatu datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah, begitu juga musibah yang menimpa kita…

 

Islamkafah.com – Manakala seorang hamba Allah diuji oleh Allah, maka mula-mula ia akan melepaskan dirinya dari ujian atau cobaan yang menyusahkannya itu. Jika tidak berhasil, maka ia akan meminta pertolongan kepada orang-orang lain seperti para raja, para penguasa, orang-orang dunia atau para hartawan.

Jika ia sakit, maka ia akan meminta pertolongan kepada dokter atau tabib. Jika hal inipun tidak berhasil, maka ia kembali menghadapkan wajahnya kepada Allah untuk memohon dan meratap kepada-Nya. Selagi ia masih bisa menolong dirinya sendiri, ia tidak akan meminta pertolongan kepada orang lain. Dan selagi pertolongan orang lain masih ia dapatkan, maka ia tidak akan meminta pertolongan kepada Allah.

Musibah itu sejatinya berasal dari Allah dan oleh karena itu Allah yang harus kita jadikan penolong pertama dengan cara mengucapkan kalimat istirja’ sebagaimana firman Allah :

الَّذِيْنَ اِذَاۤ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ قَا لُوْۤا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِ نَّـاۤ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَ

Dengan demikian kita meyakini bahwa Allah yang telah memberikan kita musibah dan Allah juga yang akan mengambilnya. Adapun pertolongan yang diberikan oleh manusia sejatinya itu adalah pertolongan yang Allah berikan untuk hamba-Nya melalui tangan manusia.

Dan perlu kita yakini pula segalanya atas kehendak dan kuasa Allah, sehingga kita tidak perlu berbalas jasa secara berlebihan terhadap orang-orang yang telah memberikan bantuan.

Dan Allah pasti memberikan cobaan kepada hamba-Nya sesuai dengan kemampuannya firman Allah:

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (Al Baqarah:286)

Dan setiap apa yang menimpa seorang muslim pasti ada kebaikan didalamnya sabda Rasulullah:

مَا مِنْ شَيْءٍ يُصِيْبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ نَصَبٍ، وَلاَ حَزَنٍ، وَلاَ وَصَبٍ،حَتَّى الْهَمُّ يُهِمُّهُ؛ إِلاَّ يُكَفِّرُ اللهُ بِهِ عَنْهُ سِيِّئَاتِهِ

“Tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau sesuatu hal yang lebih berat dari itu melainkan diangkat derajatnya dan dihapuskan dosanya karenanya.”(HR. Muslim no. 2572)

Wallahu A’lam (Abd.N)

%d bloggers like this: