AQIDAH-AKHLAQ, Kuliah Aqidah — November 25, 2017 at 14:31

Mukmin Itu Satu Tubuh Jika yang Satu Sakit Maka Semua Ikut Sakit

by
Mukmin Itu Satu Tubuh Jika yang Satu Sakit Maka Semua Ikut Sakit

Solidaritas mukminin sangatlah kuat sekali dan seorang mukmin pasti akan menolong atau membantu mukmin yang lain jika ada kesusahan atau dalam kondisi sulit..

Islamkafah.com  Solidaritas mukminin sangatlah kuat sekali dan seorang mukmin pasti akan menolong atau membantu mukmin yang lain jika ada kesusahan atau dalam kondisi sulit, seperti digambarkan dalam hadits Nabi :

مَثَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ  فِيْ تَرَاحُمِهِمْ  وَتَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ كَمَثَلِ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى عَضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ جَسَدِهِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

(رواه البخاري ومسلم)

“Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan saling berempati bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggotanya merasakan sakit, maka seluruh tubuh turut merasakannya dengan berjaga dan merasakan demam.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Ingat hanya seorang mukin atau orang yang beriman yang memiliki rasa seperti ini, karena banyak orang islam yang tidak beriman dan orang yang seperti ini tidak akan bisa merasakan kesusahan atau kebahagian mukmin yang lain.

Salah satu contoh yang sangat luar biasa adalh ketika Al Mu’tashim Billah membebaskan seoarng muslimah yang ditawan oleh orang kafir, dahulu, di masa keemasan Islam, ada seorang teladan abadi sepanjang masa. Dia adalah khalifah al-Mu’tasim, Kisah heroik Al-Mu’tashim dicatat dengan tinta emas sejarah Islam dalam kitab al-Kamil fi al-Tarikh karya Ibn Al-Athir. Peristiwa bersejarah tersebut terjadi pada tahun 223 Hijriyyah, yang disebut dengan Penaklukan kota Ammuriah.

Pada tahun 837, al-Mu’tasim Billah menyahut seruan seorang budak muslimah yang konon berasal dari Bani Hasyim yang sedang berbelanja di pasar. yang meminta pertolongan karena diganggu dan dilecehkan oleh orang Romawi. Kainnya dikaitkanke paku sehingga ketika berdiri, terlihatlah sebagian auratnya.

Wanita itu lalu berteriak memanggil nama Khalifah Al-Mu’tashim Billah dengan lafadz yang legendaris yang terus terngiang dalam telinga seorang muslim: “waa Mu’tashimaah!” (di mana engkau wahai Mutashim… Tolonglah aku!)

Setelah mendapat laporan mengenai pelecehan ini, maka sang Khalifah pun menurunkan puluhan ribu pasukan untuk menyerbu kota Ammuriah (Turki). Seseorang meriwayatkan bahwa panjangnya barisan tentara ini tidak putus dari gerbang istana khalifah di kota Baghdad hingga kota Ammuriah (Turki), begitu besarnya pasukan yang dikerahkan oleh khalifah.

Namun sekarang jarang sekali kita temukan orang yang bisa merasakn kesusahan orang lain dan lebih lagi mau berkorban jiwa untuk menolong sesama muslim, di akhir zaman ini orang-orang hanya bisa mengatakan dengan lantang tanpa ada tindakan seperti yang dilakukan oleh Al Mu’tashim, dimana orang seperti ini ada? jumlah Negara yang berpenduduk muslim banyak sekali, tentara yang muslim juga banyak sekali tetapi dihatinya tidak memiliki iman sehingga tidak bisa merasakan kesusahan saudaranya.

Dan jika ada yang melakukan pembelaan terhadap kaum mukminin yang ditindas dan dilecehkan maka akan di cap sebagai ‘teroris’ yang dianggap sebagai biang kerusakan, padahal orang yang seperti inilah yang disebut orang beriman, mukmin tidak akan tinggal diam jika agama dan saudaranya dizhalimi.

Muslim di dunia sangat banyak sekali namun orang yang memiliki iman sangatlah sedikit sekali, sebagai contoh penjajahan Palestina oleh Israel laknatullah dari dulu tidak bisa diselsaikan padahal jumlah orang Israel dibanding dengan umat islam sedunia sangatlah sedikit. (AN)

Berikut kami berikan sebuah video yang perlu jadi renungan kita semua

DIMANA TENTARA MUSLIMIN???? DIMANA PEMIMPIN YANG BERIMAN YANG MAU MENGERAHKAN PASUKANNYA SEPERTI AL MU’TASHIM ?????