Internasional, NEWS — June 14, 2017 at 13:37

Mampukah Anda Berpuasa Selama 22 Jam Seperti di Negara Islandia?

by
Mampukah Anda Berpuasa Selama 22 Jam Seperti di Negara Islandia?

Ibukota negara Islandia, Rekjavik yang terletak di belahan bumi bagian utara (Kutub Utara) memang mempunyai waktu malam yang relatif singkat apabila dibandingkan dengan belahan bumi yang lain. Hal ini membuat siang hari lebih terasa lama, yakni sekitar 22 jam. Dan, fakta ini mengakibatkan bahwa kaum muslimin yang hidup dan tinggal di Islandia akan melaksanakan ibadah puasa lebih lama.

REYKJAVIK, ICELAND (Islamkafah.com) – Berpuasa selama 22 jam selama satu bulan penuh lamanya. Oh, mungkin akan terasa berat bagi mereka yang hidup di wilayah negara yang malamnya lebih singkat atau normal seperti di wilayah Indonesia misalnya, dimana malam dan siangnya lebih stabil. Yakni malam dan siang sama-sama berdurasi 12 jam.

Tahukah anda, bahwa di negera yang berdekatan dengan Kutub Utara, Islandia misalnya, mempunyai waktu malam yang sangat-sangat singkat. Yah, hanya 2 jam sahaja. Dan, hal ini membuat 1500 penduduk beragama Islam yang menetap di Islandia, khususnya Reykjavik (Ibu Kota Negara) wajib menjalani ibadah puasa Ramadhan selama 22 jam selama satu bulan penuh lamanya.

Keadaan Islandia yang berdekatan dengan Kutub Utara, membuat waktu puasa sangat lama
Keadaan Islandia yang berdekatan dengan Kutub Utara, membuat waktu puasa sangat lama

Keadaan di Islandia ini berbanding lurus dengan keadaan di wilayah bumi selatan (Kutub Selatan). Jika di belahan utara mempunyai waktu malam yang singkat, maka dibelahan bumi selatan mempunyai waktu malam yang sangat panjang, dan mempunyai waktu siang sangat sedikit.

Seperti dilansir dari Kiblat.net dalam rilisannya pada (10/06) mengatakan bahwa Abdul Aziz Ulvani adalah seorang imam yang memimpin Yayasan Islam Islandia, pada hari Jumat (09/06) kemarin mengatakan, “meskipun durasi waktunya panjang, para Muslim di sini (seolah) tidak merasakan waktu yang panjang tersebut, karena mereka melakukannya bersama-sama di sini.”
Reykjavick, Iceland: Fasting Time more than 22 Hours
Reykjavick, Iceland: Fasting Time more than 22 Hours

“Kami seperti keluarga. Mereka datang beberapa jam lebih awal. Kami membaca al-Quran, kemudian berbuka dan melaksanakan sholat tarawih bersama-sama,” kata Ulvani menjelaskan. “Tiga hari pertama adalah masa yang sangat berat. Namun setelah itu semua kembali menjadi normal.” (AUS)