Ibadah, Shalat Tarawih, FIQIH — May 2, 2019 at 07:30

Belajar Arti Puasa dari Kupu-kupu dan Ular

by
Belajar Arti Puasa dari Kupu-kupu dan Ular

Pada bulan Ramadhan kita diperintahkan untuk berpuasa, dan perintah puasa itu hanya berlaku bagi orang yang beriman dengan tujuan agar menjadi orang yang bertakwa, perubahan inilah yang perlu kita cermati, perubahan yang menuju hal yang lebih baik atau mungkin jauh lebih baik dari sebelumnya seperti puasanya ulat yang berubah menjadi kupu-kupu yang indah.

Islamkafah.com Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah yang diman pada bulan ramadhan kita diwajibkan puasa selama sebulan penuh seperti yang difirmankan Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 183:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَا مُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 183)

Yang berpuasa ternyata tidak hanya manusia saja tetapi hewan juga berpuasa, ayam berpuasa 21 hari mengerami anaknya, ulat berpuasa menjadi kepompong dan kemudian menjadi kupu-kupu, beruang berpuasa selama musim dingin. Ular berpuasa selama 21 hari untuk menggati kulitnya.

Dari puasanya hewan ada dua hewan yang bisa kita ambil ibrahnya yaitu ular dan ulat, mari kita perhatikan sejenak tentang dua hewan ini yang pertama ular.

Sebelum berpuasa namanya ular setelah berpuasa namanya tetap ular.

Sebelum berpuasa makananya daging setelah berpuasa tetap daging.

Sebelum berpuasa bentuknya mengerikan setelah berpuasa tetap saja menyeramkan.

Sebelum berpuasa sifatnya ganas setelah berpuasa tetap juga sifatnya.

Sebelum berpuasa berjalan dengan perut setelah masih berjalan dengan perut.

Sebelum berpuasa mengganggu manusia setelah puasa masih juga mengganggu musuh manusia.

Hewan yang kedua ulat

Sebelum berpuasa namanya ulat setelah berpuasa namanya menjadi kupu-kupu.

Sebelum berpuasa makanannya daun setelah berpuasa makanannya nektar bunga.

Sebelum berpuasa bentuknya menjijikkan setelah berpuasa bentuknya menjadi indah.

Sebelum berpuasa sifatnya rakus setelah berpuasa makannya pilih-pilih.

Sebelum berpuasa berjalan dengan perut setelah berpuasa dia bisa terbang.

Sebelum berpuasa jadi musuh petani setelah berpuasa menjadi pembantu petani dalam penyerbukan.

Dari ibrah diatas pada dasarnya kita berpuasa harusnya meniru puasanya ulat yang berubah drastis dari berbagai segi dari yang jelek menjadi baik, tidak seperti ular yang berubah hanya kulitnya saja yang jadi lebih cerah, kalau ada orang yang berpuasa dan hanya berubah bajunya saja ketika lebaran tapi tidak berubah segi sifat dan perbuatan itu sama dengan puasa ular.

Sama dengan tujuan kita berpuasa di bulan ramadhan dari yang derajatnya iman menjadi derajat taqwa, berubah dari yang jelek menajadi lebih bagus, dari yang biasa jadi luar biasa, itulah hakikat dari perintah Allah SWT.(Abd.N)

 

%d bloggers like this: