Internasional, NEWS — July 4, 2018 at 10:13

Kebidababan Myanmar: Bayi Dilempar ke Udara Ditebas dengan Parang

by
Kebidababan Myanmar: Bayi Dilempar ke Udara Ditebas dengan Parang

Kekerasan dan kekejaman yang menimpa etnis muslim Rohingya masih berbekas, walaupun sudah hampir setahun mereka mengungsi di Bangladesh dan jauh dari kekejaman kaum kafir budha Myanmar, para pengungsi khususnya kaum wanita masih trauma dan takut yang luar biasa…

 

COXS, BAZAR (Islamkafah.com)Kekerasan dan kekejaman yang menimpa etnis muslim Rohingya masih berbekas, walaupun sudah hampir setahun mereka mengungsi di Bangladesh dan jauh dari kekejaman kaum kafir budha Myanmar, para pengungsi khususnya kaum wanita masih trauma dan takut yang luar biasa.

Salah seorang pengungsi wanita Fatima Begum (25) menceritakan pengalamannya saat tentara kafir Myanmar menyerbu kampungnya, suaminya di tembak lalu dipenggal, yang lebih mengerikan lagi adalah seorang bayi yang dilempar ke udara lalu ditebas menggunakan parang oleh orang kafir budha Myanmar.

“Mereka melempar bayi ke udara dan kemudian menebasnya dengan pisau dan parang panjang,” katanya dengan berbisik.

“Saya melihat bayi yang meninggal dipotong menjadi empat dan kemudian mereka melemparkan bagian-bagian tubuh ke api. Saya melihat ini terjadi tepat di depan saya. Saya terpaku bodoh, benar-benar tidak bisa berkata-kata. Saya tidak percaya apa yang saya lihat,” ujarnya.

“Saya tahu banyak wanita dari desa saya yang anaknya dibunuh dengan cara ini. Mereka membakar beberapa anak secara keseluruhan juga,” lanjut Fatima seperti dikutip sindonews.com (2/7/18)

“Ketika saya bersembunyi di hutan, suami saya berlari kembali ke rumah kami untuk mendapatkan makanan guna perjalanan ke depan. Tetapi para prajurit sedang menunggu,” katanya.

“Mula-mula mereka menembaknya dan kemudian mereka memotong lehernya dengan parang. Mereka membunuh paling tidak 30 orang lainnya dengan menutupinya dengan bensin dan membakar mereka. Sangat mengerikan, kami terus berlari selama empat hari melintasi pegunungan, tanpa makanan,” papar dia.

Selain yang digambarkan oleh Fatima di media sosial juga bersebaran video pembantaian umat muslim Rohingya oleh kafir Myanmar, ada yang dibakar hidup-hidup, dipotong tangan dan kakinya lalu disembelih, di tembak kepala hingga pecah, bahkan hampir semua korbannya dimutilasi.

Kekerasan kan kekejaman yang dilakukan terhadap muslim Rohingya sudah sangat melampaui batas, sangat wajar warga Rohingya mengalami trauma yang parah, dan sejatinya kekejaman ini memang sengaja dibuta oleh orang kafir Myanmar untuk mengusir dan mencegah umat muslim Rohingya kembali ke kampung halamannya. (Abd.N)