Nasional, NEWS — January 13, 2019 at 08:06

Juwariah: Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

by
Juwariah: Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

 

Musibah dahsyat menimpa Juwariah, guru SMP Islam Solo yang juga mahasiswi Ma’had Aly Abu Bakar Ash-Shiddiq Solo. Terlindas truk kontainer di jembatan Cikoneng Bandung, kondisinya kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser ke atas (dislokasi), engkel kaki kiri bergeser (dislokasi), dan beberapa bagian lainnya mengalami luka parah.

 

BANDUNG, Infaq Dakwah Center (IDC) – Innalillahi wa inna ilayhi roji’un.!! Musibah dahsyat menimpa Juwariah (32), guru SMP Islam Solo yang juga mahasiswi Ma’had Aly (sekolah tinggi, red.) Abu Bakar Ash Shiddiq Solo.

Saat mengurus keperluan keluarganya di Bandung, ia dibonceng kawannya di kawasan Cikoneng, Sabtu siang (5/1/2019). Tepat di jembatan Cikoneng, mobil pickup di depannya mengerem mendadak. Sontak sepeda motor yang membonceng Juwariah pun ikut mengerem dan menghindar.

Qodarullah… Juwairiyah yang dibonceng tidak siap, kaget dan terpental ke tengah jalan. Naasnya, truk kontainer yang melaju di belakangnya tak sempat mengerem dan melindas Juwairiyah. Dalam kondisi kritis tak sadarkan diri, saat itu juga ia dilarikan ke ruang gawat darurat (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan Bandung menggunakan angkot.

Dari hasil scan rumah sakit, ia mengalami luka parah antara lain: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser ke atas (dislokasi), engkel kaki kiri bergeser (dislokasi), dan beberapa bagian lainnya mengalami luka parah.

Hingga berita ini ditulis, Juwariah sudah empat hari dirawat intensif di RSUD Al-Ihsan Bandung. Menurut dokter spesialis yang menangani, untuk memulihkan tulang panggulnya yang remuk diperlukan beberapa kali operasi dengan biaya sekitar 100 juta rupiah.

Karena terkendala biaya yang tidak terjangkau, malam ini Tim Ambulan IDC memindahkan Juwariah ke Banyumas untuk menjalani operasi di rumah sakit yang kerap menjadi rekanan IDC.

Di Rumah Sakit Siaga Medika, Juwariah segera ditangani dengan baik dan cepat. Kondisinya yang cukup parah, tidak memungkinkan tindakan operasi dan pemasangan pen di dalam. Pemasangan pen tidak bisa dilakukan di tulang pinggulnya yang sudah remuk. Tindakan yang paling memungkinkan dan aman adalah pemasangan pen dari luar.

Sedangkan untuk dislokasi kaki kanan ditarik dengan pemberian beban seberat 15 kg supaya kembali ke posisi semula. Sementara untuk menormalkan engkel kakinya, dilakukan pemasangan gips.

TETAP TEGAR DAN FULL ZIKIR SEPANJANG HARI

Dalam kondisi sakit dan luka yang sangat parah, Juwariah tampak sangat tegar. Tak putus-putusnya melantunkan kalimat zikir, bahkan ketika relawan IDC menggotongnya memindahkan dari ruang kamar RS menuju Ambulance.

Kesehariannya, selain mengajar di SMP Islam, Juwariah juga rajin menuntut ilmu Bahasa Arab di Ma’had Aly Abu Bakar Solo.

Kecelakaan hebat yang meremukkan tulang pinggulnya, memaksa Juwariah absen dari seluruh aktivitas dakwah dan belajar-mengajar. Ia hanya bisa terbaring lemas menahan sakit berbagai organ yang mengalami luka-luka dan patah tulang.

INFAQ DARURAT PEDULI KASIH SESAMA MUSLIM

Ujian berat yang menimpa Juwariah adalah beban kita juga, karena persaudaraan setiap Muslim ibarat satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lainnya otomatis terganggu karena merasakan kesakitan juga.

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

“Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam” (Muttafaq ‘Alaih).

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُنْيَا نَفَّسَ الله عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَومَ القِيَامَةِ و مَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ الله عَلَيهِ في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و مَن سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ الله في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و الله في عَونِ العَبْدِ ما كان العَبْدُ في عَونِ أَخِيهِ

“Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Dan Allah senantiasa membantu seorang hamba selama hamba tersebut senantiasa membantu saudaranya…” (HR Muslim).

Bunga-bunga peduli kasih kaum Muslimin sangat dibutuhkan untuk membantu berbagai keperluan pengobatan Juwariah bisa disalurkan melalui program INFAQ DARURAT IDC ke rekening:

  1. Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  2. Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605 a.n: Infaq Dakwah Center.
  3. Bank Mandiri Syari’ah (BSM), No.Rek: 7050.888.422 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  4. Bank Bukopin Syariah, No.Rek: 880.218.4108 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  5. Bank BTN Syariah, No.Rek: 712.307.1539 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  6. Bank Mega Syariah, No.Rek: 1000.154.176 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  7. Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  8. Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  9. Bank CIMB Niaga, No.Rek: 80011.6699.300 a.n Yayasan Infak Dakwah Center.
  10. Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497 a.n Budi Haryanto (Bendahara IDC).

CATATAN:

  • Demi kedisiplinan amanah dan untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, tambahkan nominal Rp 3.000 (tiga ribu rupiah). Misalnya: Rp 1.003.000,- Rp 503.000,- Rp 203.000,- Rp 103.000,- 53.000,- dan seterusnya.
  • Laporan penyaluran dana akan disampaikan secara online di: www.infaqDakwahCenter.com.
  • Bila biaya pengobatan sudah tercukupi/selesai, maka donasi dialihkan untuk program IDC lainnya.
  • Video: https://youtu.be/jp85pIrAWNU
  • Info: 08122.70002008567.700020

%d bloggers like this: