Tafsir Hadits, Manajemen Qalbu, KAJIAN, Hikmah — July 9, 2019 at 09:19

Jika Kita Jauhi Ulama dan Fuqaha, Ini yang Akan Terjadi

by
Jika Kita Jauhi Ulama dan Fuqaha, Ini yang Akan Terjadi

Ulama adalah pewaris para nabi, dan mereka yang akan menjadi penuntut hidup kita di dunia, oleh karena itu jangan kita jauhi ulama, jika kita jauhi ulama maka keburukan akan menimpa kita…

Islamkafah.com – Saat ini kita berada di suatu zaman dimana ulama sudah mulai dijauhi dan para ahli fiqih sudah diabaikan, padahal dalam sebua hadits di sebutkan :

 قَالَ النَّبِىُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيَأْتِى زَمَانٌ عَلَى أُمَّتِى يَفِرُّوْنَ مِنَ اْلعُلَمَاءِ وَاْلفُقَهَاءِ فَيَبْتَلِيْهِمُ اللهُ بِثَلَاثِ بَلِيَّاتٍ : أُوْلَاهَا يَرْفَعُ اللهُ اْلبَرَكَةَ مِنْ كَسْبِهِمْ، وَالثَّانِيَةُ يُسَلِّطُ اللهُ تَعَالَى عَلَيْهِمْ سُلْطَانًا ظَالِمًا، وَالثَّالِثَةُ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الدُّنْيَا بِغَيْرِ إِيْمَانٍ

Nabi bersabda : Akan datang suatu zaman menimpa umatku, mereka lari dari ulama dan fuqaha, maka Allah akan menurunkan tiga macaam bencana kepada mereka . Pertama, Allah ahan mencabut keberkahan dari usahanya, kedua Allah ta’ala menguasakan dengan penguasa yang dzalim kepada mereka, ketiga mereka meninggal dunia tanpa membawa iman. (Syarah Nashaihul Ibad, Syekh Nawawi Al-Bantani, halaman 20)

Ulama itu ada dua macam yaitu ulama yang shalih dan ulama suu (jahat). Siapakah Ulama yang mestinya tidak boleh dijauhi, mereka dicirikan sebagaimana firman Allah:

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama [ Fathir (35): 28 ]

Imam asy Syafi’i rahimahullah, beliau pernah berwasiat:

Nanti diakhir zaman akan banyak Ulama’ yang membingungkan umat, sehingga umat bingung untuk membedakan dan memilih yg mana Ulama’ Warosatul Anbiya’ (penerus nabi) dan yg mana ulama’ suu’ (jahat) yang menyesatkan umat.

Imam Syafi’i lalu melanjutkan wasiatnya : “Carilah Ulama’ yang paling dibenci oleh orang-orang kafir dan orang munafiq, dan jadikanlah ia sebagai Ulama’ yang membimbingmu, dan jauhilah ulama’ yang dekat dengan orang kafir dan munafiq kerana ia akan menyesatkanmu, menjauhimu dari keredhaan Allah.”

Sungguh telah nyata akibat dari menjauhi para Ulama dan Fuqaha, kita diberikan pemimpin yang zhalim terhadap Islam dan kaum muslimin, para penguasa yang anti terhadap Islam, bahkan memerangi Islam dan kaum muslimin, agar Islam tidak berjaya di muka bumi ini.

Namun ada yang lebih parah dari pada pemimpin yang zhalim, yaitu ketika seseorang meninggal dunia tapi tidak membawa iman, atau mati dalam keadaan kufur kepada Allah.

Karena menjauhi ulama sehingga ilmu dan amalnya tidak sesuai dengan ajaran Islam, bahkan hatinya tertutup untuk menerima cahaya iman yang dibawa oleh para Ulama Rabbani, mereka yang menjauhi ulama Rabbani dan mendekati Ulama Suu hanya akan mendapatkan keuntungan di dunia saja tetapi di akhirat mereka akan mendapatkan adzab yang pedih dan mengerikan dari Allah atas apa yang dilakukan.

Oleh karena itu mari kita kembali kepada ulama yang shalih, yang membimbing sesuai dengan ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam, yang diajarkan kepada sahabatnya dan sampailah pada ulama sebagai pewaris para nabi.

Ingatlah pesan Imam Syafi’i Rahimahullah agar mengikuti ulama yang paling dibenci oleh orang kafir dan munafiq, karena itulah ciri dari ulama yang shalih. (Abd.N)

%d bloggers like this: