Tafsir Hadits, Tafsir Quran, KAJIAN, Hikmah — September 12, 2019 at 13:28

Iri-lah Kepada Ahli Surga, Jangan Iri pada Ahli Dunia

by
Iri-lah Kepada Ahli Surga, Jangan Iri pada Ahli Dunia

Iri atau dengki merupakan akhlak yang buruk, tapi iri pada kebaikan dapat membuat kita bersaing meraih kebaikan lebih banyak…

Islamkafah.com – Rasa iri hati atau hasad dalam Islam merupakan akhlak tercela. Karena hasad pada hakikatnya tidak menyukai apa yang Allah takdirkan. Merasa tidak suka dengan nikmat yang telah Allah berikan kepada orang lain pada hakikatnya adalah tidak suka dengan apa yang telah Allah takdirkan dan menentang takdir Allah. Allah ta’ala berfirman dalam Al Qur’an,

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا ۖ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ ۚ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. an Nisa’: 32)

Hasad juga menyebabkan sikap meremehkan nikmat yang ada. Maksudnya orang yang hasad berpandangan bahwa dirinya tidak diberi nikmat. Orang yang dia dengki-lah yang mendapatkan nikmat yang lebih besar daripada nikmat yang Allah berikan kepadanya. Pada saat demikian orang tersebut akan meremehkan nikmat yang ada pada dirinya sehingga dia tidak mau mensyukuri nikmat tersebut.

Ada hasad yang diperbolehkan dalam islam dan ini berlaku pada dua orang sesuai dengn sabda Nabi:

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِى اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالاً فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِى الْحَقِّ ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ ، فَهْوَ يَقْضِى بِهَا وَيُعَلِّمُهَا

Tidak boleh hasad (ghibtoh) kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebaikan dan orang yang Allah beri karunia ilmu (Al Qur’an dan As Sunnah), ia menunaikan dan mengajarkannya.”

Mereka adalah ahli akhirat dan In Syaa Allah menjadi ahli surga dan kita wajib iri pada mereka, dan semakin semangat dalam mengejar urusan akhirat, agar kita juga termasuk dalam ahli surga. Jangan sampai kita iri pada ahli dunia yaitu orang-orang yang mementingkan urusan dunia mereka daripada urusan akhirat, biarkan mereka sibuk mengurus urusan dunia jangan sampai kita malah ikut berlomba dalam urusan dunia.

Karena sebaik-baik manusia di dahapan Allah adalah orang yang paling Taqwa, bukan orang yang paling kaya, bukan orang yang paling tinggi kedudukannya, bukan orang yang paling kuat fisiknya, oleh karena itu kita harus tetap semangat dalam lomba menjadi hamba Allah yang paling bertaqwa.

Wallahu ‘alam (Abd.N)

%d bloggers like this: