Ibadah, FIQIH — February 17, 2018 at 23:24

Inilah Ketentuan Perihal Bersucinya Seorang Pengurus Jenazah

by
Inilah Ketentuan Perihal Bersucinya Seorang Pengurus Jenazah

Fiqh jenazah adalah salah satu hal yang tidak banyak diketahui oleh kaum muslimin pada umumnya…..

 

Islamkafah.comSalah satu kewajiban dari mengurus jenazah adalah memandikan mayit dan mengantarnya menuju kuburan untuk dimakamkan. Hal ini adalah sebuah syari’at yang fardhu kifayah, dan barang siapa tidak ada yang mengurus jenazah seorang muslim, maka semuanya telah berdosa dan gugur kewajiban ketika ada seorang yang mengerjakan dan menunaikannya.

Dan, untuk seorang yang menunaikan kewajiban ini maka telah ada sebuah ketentuan untuk dirinya. Yakni, sebagaimana hadits dibawah ini:

   ِعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( مَنْ غَسَّلَ مَيْتًا فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ حَمَلَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ )  أَخْرَجَهُ أَحْمَدُ وَالنَّسَائِيُّ وَاَلتِّرْمِذِيُّ وَحَسَّنَه وَقَالَ أَحْمَدُ لَا يَصِحُّ فِي هَذَا اَلْبَابِ شَيْءٌ

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang memandikan mayyit hendaknya ia mandi dan barangsiapa yang membawanya hendaknya ia berwudlu.” (Dikeluarkan oleh Ahmad Nasa’i dan Tirmidzi Tirmidzi menyatakan hadits ini hasan sedang Ahmad berkata: tak ada sesuatu yang shahih dalam bab ini.)

Semoga sedikit yang kami tulis ini dapat bermanfat untuk seluruh kaum muslimin.

Barakallahu fiikum. (Asdn) []

%d bloggers like this: