KAJIAN, Hikmah — April 3, 2017 at 00:29

Inilah Cara Ali Bin Abi Thalib Bedakan Mana Putih Telur dan Mana Sperma

by
Inilah Cara Ali Bin Abi Thalib Bedakan Mana Putih Telur dan Mana Sperma

Umar pun berniat segera menegakkan hukum had atas pemuda tersebut. Namun seketika itu si pemuda menjerit meminta tolong, ia berkata, ”Wahai Amirul Mukminin, tolong periksa kembali keputusan Anda atasku. Demi Allah, sama sekali aku tidak berbuat keji terhadapnya dan tak sedikitpun aku berkeinginan seperti itu kepadanya. Ketahuilah, bahwa perempuan ini sangat mencintaiku, tetapi aku tak menerima cintanya. Dia selalu merajukku agar berzina dengannya, tetapi aku tetap menolaknya.”..

Ja’far bin Muhammad menuturkan, ”Suatu hari seorang perempuan yang jatuh cinta dengan seorang pemuda Anshar dihadapkan kepada Umar. Ironisnya, cinta perempuan ini bertepuk sebelah tangan. Sama sekali pemuda tadi tak menyambut cintanya. Akhirnya ia membuat tipu daya.

Suatu ketika ia mengambil sebutir telur, lalu kuning telurnya dibuang hingga hanya putihnya yang tersisa. Kemudian putih telur itu ia tumpahkan secara berceceran pada kain bajunya dan diantara kedua (maaf) selangkang pahanya. Setelah itu menjerit-jerit lapor kepada Umar bin Khattab RA, ia berkata, ”Laki-laki ini telah memperkosaku dan mencemarkan nama baik keluargaku. Jika Anda tidak percaya, lihatlah ini bekasnya.”

Umar bin Khattab RA pun bertanya kepada wanita yang hadir ketika itu, ”Bagaimana pendapat kalian, benarkah itu?” Lalu para wanita memberitahukan kepada Umar setelah memeriksa keadaan perempuan pelapor tadi, “Kami melihat ada bekas air sperma di tubuhnya.”

Umar pun berniat segera menegakkan hukum had atas pemuda tersebut. Namun seketika itu si pemuda menjerit meminta tolong, ia berkata, ”Wahai Amirul Mukminin, tolong periksa kembali keputusan Anda atasku. Demi Allah, sama sekali aku tidak berbuat keji terhadapnya dan tak sedikitpun aku berkeinginan seperti itu kepadanya. Ketahuilah, bahwa perempuan ini sangat mencintaiku, tetapi aku tak menerima cintanya. Dia selalu merajukku agar berzina dengannya, tetapi aku tetap menolaknya.”

Kemudian Umar meminta pendapat Ali bin Abu Thalib RA, ”Bagaimana pendapat Anda wahai Abu Hasan, tentang mereka berdua?”

Sebenarnya, sedari tadi Ali bin Abu Thalib RA memperhatikan baju perempuan pelapor itu. Ali lalu meminta air yang sangat panas yang baru saja mendidih. Setelah itu ia menuangkannya pada baju perempuan itu. Ternyata, noda putih yang diakuinya bekas sperma itu membeku. Lalu Ali mengambilnya dan menciumnya bahkan mencicipinya. Ternyata yang ia dapatkan saat itu adalah rasa putih telur. Seketika itu ia membentak perempuan itu dan akhirnya ia mengakui yang sebenarnya. (Hamdan/sumber: Ibnul Qayyim, At-Thurq Al-Hukmiyyah [48])


Sumber: https://www.kiblat.net/2014/04/25/cara-ali-bedakan-sperma-dan-putih-telur/