Infaq Dakwah Center, NEWS — Thu 15 Jumada Al Akhira 1442AH 28-1-2021AD at 18:02

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

by
Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

 

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh. Dari upah kerja buruh tani, jangankan untuk renovasi rumah, sekedar memenuhi kebutuhan hidup saja kadang tak cukup.
Ayo bantu Rumah Dakwah Ustadz Sukarman. Semoga dari setiap manfaat ilmu di rumah dakwah tersebut, kita mendapat aliran pahalanya.

 

SUKAWANGI, Infaq Dakwah Center (IDC) – Ustadz Karman telah mengabdikan separo hidupnya untuk dakwah di kampungnya, desa Sukakerta Sukawangi, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Ia istiqamah mengajar mengaji di berbagai kalangan dari anak-anak hingga bapak-bapak dan ibu-ibu.

Demi dakwah, ruang tengah rumahnya pun disulap menjadi ruang kelas belajar-mengajar warga kampung. Padahal kondisi rumah Ustadz Karman ini sungguh memprihatinkan dan sangat tidak layak.

Dinding yang terbuat dari bilik bambu penuh lubang menganga, dan atapnya bocor-bocor. Tiang-tiang penyangganya juga sudah lapuk dimakan rayap, sehingga bisa roboh sewaktu-waktu bila diterpa angin kencang atau hujan lebat.

Bila turun hujan, rumah berlantai tanah itu sangat becek, bahkan kerap menjadi persinggahan hewan berbahaya seperti kalajengking dan ular berbisa. Imbasnya, anak-anak yang biasa belajar mengaji menjadi khawatir dan was-was saat mengaji.

“Dulu pernah pas kumpul habis ngaji magrib, ada ular kobra hitam. Anak-anak pada kabur ketakutan. Besoknya itu bocah pada libur semua, takutnya ada sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi. Suatu saat kalau tempat rumah ini sudah layak, saya tempati lagi untuk ngaji anak-anak,” ujar Ustadz Karman kepada Relawan IDC, Sabtu (16/1/2021).

Menurut warga sekitar, meski rumahnya sudah tidak layak huni, namun tak ada pilihan bagi Ustadz Karman selain bersyukur dan menikmati rumah reyotnya. Karena dari upah kerja sebagai buruh tani, jangankan untuk merenovasi rumah, sekedar memenuhi kebutuhan hidup saja kadang tak cukup.

“Pak Karman sehari-hari cuma bisa nguli, terkadang dapat terkadang tidak. Pokoknya dia ekonominya pas-pasan cuma bisa untuk makan,” tutur Pak Mardi, Ketua RT setempat.

…diperlukan dana 50 juta rupiah untuk merenovasi total Rumah Dakwah Ustadz Ahmad Sukarman menjadi tembok permanen agar taklim santri lebih khusyuk…

Kondisi Ustadz Karman pun mengundang keprihatinan warga sekitar. “Memang rumahnya sudah mau roboh. Kasihan dia, kalau kehujanan bocor, bahaya kalau kena angin, tidak layak ditinggali,” ujar Pak Rosyid, Ketua RW setempat.

Karenanya, Kepala Dusun Sukakerta mendukung upaya Yayasan IDC untuk merenovasi total rumah Ustadz Karman. “Terima kasih sudah banyak bantuan dari Yayasan IDC kepada warga saya. Semoga kegiatan ini berjalan aman tidak ada gangguan apapun hingga selesai. Rumah ini sudah tidak layak ditempati oleh seorang guru ngaji. Saya minta supaya rumahnya dibangun kembali. Mudah-mudahan atas bantuan ini bisa menjadi berkah buat Ustadz Karman ke depannya,” ucap Pak Kadem.

WUJUDKAN RUMAH DAKWAH GURU NGAJI UNTUK SYIAR ISLAM

Ibu Iyam (48), istri tercinta Ustadz Karman sangat sedih bila melihat antusiasme anak-anak belajar mengaji terhenti karena kendala tempat tinggalnya yang tak layak.

“Rumah saya sudah mau roboh, kalau hujan bocor, kamar mandi juga bocor, pagar sudah pada bolong, ingin rasanya seperti orang-orang yang rumahnya dibedah. Apalagi kalau lihat bocah pada ngaji kehujanan bocor. Akhirnya pada nggak mau ngaji di sini lagi,” ucap Ibu Iyam berurai air mata.

Mimpi indah Ustadz Karman saat ini adalah memiliki hunian layak sebagai tempat tinggal, sekaligus menghidupkan rumahnya sebagai markas dakwah dan pengajian anak-anak.

“Keinginan saya rumah itu dibetulin supaya layak dipakai. Ini saja lantainya tanah, tidak layak untuk belajar ngaji. Ya kalau bisa rumah ini dibangun, selain rumah tinggal juga untuk majelis taklim, untuk ngajar ngaji anak-anak. Itu tujuan saya yang utama, yaitu menyebarkan agama Islam,” harapnya.

Ia berharap para donatur IDC bisa membantu pembangunan rumah dakwahnya. “Saya minta dari donatur IDC, saya minta bantuannya agar rumah saya direnovasi sekaligus untuk majelis taklim mengajar anak-anak mengaji,” imbuhnya.

Untuk merenovasi total Rumah Dakwah Ustadz Ahmad Sukarman, diperlukan dana sebesar 50 juta rupiah, meliputi tembok permanen, keramik, kamar tidur, kamar mandi, dapur dan ruang belajar santri yang luas.

PEDULI DAKWAH: MENGUNDANG REZEKI, PAHALA DAN PERTOLONGAN ALLAH

Beban hidup yang dipikul Ustadz Ahmad Sukarman dan para santrinya adalah beban kita juga. Karena persaudaraan setiap Muslim ibarat satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lainnya otomatis terganggu karena merasakan kesakitan juga.

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى.

“Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam” (Muttafaq ‘Alaih).

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُنْيَا نَفَّسَ الله عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَومَ القِيَامَةِ و مَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ الله عَلَيهِ في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و مَن سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ الله في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و الله في عَونِ العَبْدِ ما كان العَبْدُ في عَونِ أَخِيهِ

“Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Dan Allah senantiasa membantu seorang hamba selama hamba tersebut senantiasa membantu saudaranya…” (HR Muslim).

Pembangunan Rumah Dakwah Ustadz Ahmad Karman adalah peluang amal shalih yang dijamin dengan pelipatgandaan menjadi 700 kali lipat:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ

“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji…” (Qs Al-Baqarah 261).

Berapapun infaq untuk membantu Rumah Dakwah Ustadz Karman, insya Allah menjadi amal jariyah. Semoga dari setiap aktivitas dakwah dan majelis ilmu di Rumah Dakwah tersebut, pahalanya selalu mengalir kepada para donatur, sepadan dengan pahala orang yang mengamalkan ilmu yang didapat.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR Muslim).

Bunga-bunga kasih kepedulian kaum Muslimin sangat dibutuhkan untuk membantu pembangunan rumah dan majelis taklim Ustadz Ahmad Karman. Rumah ini sangat dibutuhkan warga setempat, agar kelak anak-anak tumbuh menjadi generasi pejuang Islam.

Donasi program Bedah Rumah Dakwah Ustadz Ahmad Sukarman bisa disalurkan ke rekening Peduli Dakwah:

  1. Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  2. Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605 a.n: Infaq Dakwah Center.
  3. Bank Mandiri Syari’ah (BSM), No.Rek: 7050.888.422 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  4. Bank Bukopin Syariah, No.Rek: 880.218.4108 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  5. Bank BTN Syariah, No.Rek: 712.307.1539 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  6. Bank Mega Syariah, No.Rek: 1000.154.176 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  7. Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  8. Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  9. Bank CIMB Niaga, No.Rek: 80011.6699.300 a.n Yayasan Infak Dakwah Center.
  10. Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497 a.n Budi Haryanto (Bendahara IDC).

CATATAN:

  • Demi kedisiplinan amanah dan untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, tambahkan nominal Rp 1.000 (seribu rupiah). Misalnya: Rp 1.001.000,- Rp 501.000,- Rp 201.000,- Rp 101.000,- 51.000,- dan seterusnya.
  • Laporan penyaluran dana akan disampaikan secara online di: www.infaqdakwahcenter.com.
  • Bila biaya sudah tercukupi/selesai, maka donasi dialihkan untuk program IDC lainnya.
  • VIDEO: https://youtu.be/1W3V-nYugag.
  • INFO: 08122.700020 – 08567.700020