Tafsir Hadits, KAJIAN, Hikmah — Sat 3 Jumada Al Oula 1439AH 20-1-2018AD at 20:52

Lihatlah Orang yang Berada di Bawah Kita, Agar Kita Bersyukur

by
Lihatlah Orang yang Berada di Bawah Kita, Agar Kita Bersyukur

Melihat keadaan orang lain yang berada di atas kita dapat membuat kita merasa iri dan kufur terhadap nikamt Allah, oleh karena itu hendaklah kita melihat orang yang berada dibawah kita…

Islamkafah.com Hidup seseorang berbeda dengan orang lain, ada yang berada di atas ada juga yang berada di bawah, hal ini sudahlah ketentuan Allah, kaya miskin hal yang sangat wajar ada di kehidupan kita setiap hari.

Namun hendaklah kita mengambil sebuah ibrah dari keadaan ini, Nabi bersabda:

َوَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ, وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ, فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اَللَّهِ عَلَيْكُمْ )  مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Lihatlah orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu karena hal itu lebih patut agar engkau sekalian tiak menganggap rendah nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu.” (Muttafaq Alaihi.)

Pada hadits tersebut jelas sekali kita diperintahkan untuk melihat keadaan orang yang berada dibawah kita dalam hal dunia, karena dengan begitu kita akan bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah terhadap kita.

Ternyata masih ada orang yang keadaannya berada di bawah kita, bahkan mungkin jauh sekali kondisinya dengan kita, jika kita merasa susah sebetulnya ada orang lain yang lebih susah dari kita dan bahkan keadaannya sangat jauh dari keadaan kita.

Sebagai contoh adalah kondisi saudara kita yang berada di daerah konflik yang terisolir dan sangat sulit mendapatkan bantuan, bahkan untuk makan saja mereka harus mengais makanan dari tempat sampah atau harus memakan rerumputan demi bertahan hidup.

Inilah hikamah dari kita diperintahakan untuk melihat kondisi orang yang berada di bawah kita, dan jangan kita melihat terhadap kondisi orang yang berada diatas kita dalam hal dunia karena itu akan membuat kita tidak bersyukur dengan apa ynag diberikan Allah terhadap kita dan merasa kurang.

Kita boleh melihat orang yang berada di atas kita tapi dalam urusan akhirat agar kita senantiasa malu dan lebih bersemngat lagi dalam beribadah.

Namun ada keunikan dalam hal ini orang yang urusan akhiratnya lebih tinggi diatas kita ternyata mereka itulah orang yang kondisi dunianya berada di bawah kita. (RN)