AQIDAH-AKHLAQ, Kuliah Aqidah, Kuliah Akhlaq — Thu 26 Safar 1444AH 22-9-2022AD at 08:26

Keteguhan Iman adalah Anugrah dan Rahmat dari Allah

by
Keteguhan Iman adalah Anugrah dan Rahmat dari Allah

Keteguhan iman adalah sebuah anugrah yang Allah berikan kepada hamba-Nya yang terpilih, dan ini bukti kecintaan Allah kepada hamba-Nya.

Islamkafah.com – Setelah Allah menyebutkan orang-orang yang menghianati diri mereka sendiri dan menjelaskan usaha mereka untuk menjauhkan Rasulullah dari kebenaran, maka kemudian Allah menjelaskan karunia dan kenikmatan yang telah Dia berikan kepadanya.

وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكَ وَرَحْمَتُهُۥ لَهَمَّت طَّآئِفَةٌ مِّنْهُمْ أَن يُضِلُّوكَ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمْ ۖ وَمَا يَضُرُّونَكَ مِن شَىْءٍ ۚ وَأَنزَلَ ٱللَّهُ عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْحِكْمَةَ وَعَلَّمَكَ مَا لَمْ تَكُن تَعْلَمُ ۚ وَكَانَ فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًا

Artinya: Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, tentulah segolongan dari mereka berkeinginan keras untuk menyesatkanmu. Tetapi mereka tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak dapat membahayakanmu sedikitpun kepadamu. Dan (juga karena) Allah telah menurunkan Kitab dan hikmah kepadamu, dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Dan adalah karunia Allah sangat besar atasmu.

Allah menyebutkan bahwa kalaulah bukan karena karunia-Nya kepada Rasulullah dengan menjadikannya maksum dan karena rahmat-Nya dengan menjelaskan kebenaran yang sesungguhnya, niscaya segolongan mereka akan berusaha untuk menjauhkannya dari keputusan yang adil yang sesuai dengan kebenaran yang ada. Namun sebelum mereka melakukan itu wahyu Allah memberinya yang menjelaskan kebenaran dan menegakkan tiang-tiang keadilan bagi seluruh makhluk. Dan Allah senantiasa memberinya wahyu dan mengajarinya ilmu sehingga dia sampai pada derajat ilmu yang yang tidak akan mampu seorangpun sampai pada derajat tersebut, dialah makhluk yang paling luas ilmunya dan yang paling sempurna, sehingga karunia Allah kepada Rasulullah lebih besar daripada karunia yang Allah berikan kepada setiap makhluk lainnya.

Yang dimaksud dengan ‘mereka’ adalah Usaid ibnu Urwah dan kawan-kawannya.

Dengan kata lain, ketika Usaid ibnu Urwah dan kawan-kawannya memuji tindakan Bani Ubairiq dan mencela Qatadah ibnu Nu’man karena ia menuduh mereka yang mereka anggap sebagai orang baik-baik dan tidak bersalah, padahal duduk perkaranya tidaklah seperti apa yang mereka sampaikan kepada Rasulullah. Karena itulah maka Allah menurunkan penyelesaian masalah tersebut dan membukakannya kepada Rasulullah.

Bahkan Nabi pun tidak lepas dari usaha orang-orang kafir untuk menyesatkannya, maka bagaimana dengan orang merasa aman dengan kesesatan kafir padahal dia bukan nabi? dan bagaimana ia menyangka akan selamat dari fitnah ?!

Semoga Allah senantiasa menjadikan kita istiqomah di atas kebenaran.

Kemudian Allah menganugerahkan kepadanya dukungan-Nya dalam semua keadaan dan memelihara dirinya. Allah menganugerahkan pula kepadanya Al-Qur’an dan hikmah, yakni sunnah.

Dari ayat di atas Allah memberikan gambaran bahwa keteguhan iman adalah anugrah yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad SAW, yang mana pada saat itu ada orang yang ingin menggelincirkan nabi ke jalan yang sesat, namun karena keteguhan iman maka nabi tetap pada pendiriannya dalam kebenaran.

Dan mereka orang yang berusaha menyesatkan nabi berkeinginan untuk membuat keburukan, namun keburukan itu tidak akan terjadi kepada Nabi Muhammad SAW, justru keburukan atau kejahatan itu kan kembali kepada orang yang berusaha untuk memberikannya, ini sebagai jamina dari ASllah agar selalu berteguh dalam keimanan, sehingga Allah akan senantiasa menyelamatkan orang yang selalu beriman dan memegang teguh keimanan.

Ada banyak sekali ayat dalam Al Quran yang memberikan jaminan kemudahan dan jaminan rasa aman bagi orang yang beriman dan bertaqwa, ini sebgai penyemangat bagi orang beriman agar selalu teguh dalam keimanan meskipun cobaan yang berat datang, dan agar semakin bersemngat lagi dalam berdakwah mengajak orang-orang untuk mendekatkan diri pada Allah.

Abd.N