Nasional, NEWS — December 21, 2019 at 15:30

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Ahli Ibadah Ludes Dilalap Si Jago Merah. Ayo Bantu..!!

by
Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Ahli Ibadah Ludes Dilalap Si Jago Merah. Ayo Bantu..!!

 

Hidup sebatang kara, di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah. Namun Allah menguji imannya dengan berbagai musibah. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun kembali rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk beribadah menyongsong husnul khotimah.

 

SAPEKEN MADURA, Infaq Dakwah Center (IDC) – Di usia yang sudah uzur Nenek Halimah makin rajin beribadah sebagai bekal perjalanan menuju Akhirat. Namun nenek renta sebatang kara warga Pulau Sapeken Sumenep Madura ini mendapat ujian iman terus bertambah.

Meski tubuhnya kian renta, ia tak mau mengandalkan belas kasihan tetangga. Ia tetap bersemangat hidup mandiri dengan bekerja mencari nafkah sebagai pengerajin anyaman ilalang. Dari hasil peras keringat itu, sangat pas-pasan untuk menyambung hidup.

Memasuki usia 60 tahun, rumah gubuknya yang sudah dianggap istana dunia, ludes terbakar dilalap si jago merah. Ia pun terpaksa menumpang di rumah tetangganya.

Musibah kebakaran bermula ketika Nenek Halimah sedang memasak di dapur. Bertepatan datang tamu mengucap salam di luar, maka ia pun meninggalkan masaknya untuk menyambut sang tamu. Tak disangka, angin menyapu dapurnya dengan kencang sehingga api menyambar dinding kayu. Dalam hitungan menit, dapur rumah kayu itu hangus, dan api menyambar seluruh bagian rumah.

“Saya sedang memasak di rumah karena ada tamu di luar saya keluar. Karena ada angin kencang maka apinya ke dinding sehingga terbakar,” kenang Nenek Halimah dengan raut penuh kesedihan, menceritakan musibah yang dialaminya pada Rabu (4/12/2019).

Ustadz Budiman, tokoh masyarakat Dusun Saredeng Besar Desa Saseel Pulau Sapeken Sumenep Madura, sangat prihatin dengan musibah yang dialami Nenek Halimah yang dikenal rajin beribadah.

“Nenek ini ahli ibadah. Alhamdulillah shalatnya tidak pernah putus. Saya sangat sedih melihat kondisi orangnya yang sudah lanjut usia. Mudah-mudahan IDC bisa membantu, insya Allah sangat berkah dan manfaat,” ujarnya kepada Relawan IDC, Rabu (18/12/2019).

Kepada Relawan IDC, Nenek Halimah menitipkan ikhtiar dan harapan sederhana, agar bisa membangun kembali rumahnya yang sudah jadi abu. Ia memohon bantuan sesama muslim agar bisa berteduh dari panas, berlindung dari hujan, dan banyak beribadah menghabiskan hari tua.

“Harapan saya agar sekiranya saya dapat bantuan dari donatur IDC agar dapat terbangun kembali lagi rumah saya,” tuturnya.

Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun kembali rumah sederhana Nenek Halimah yang ahli ibadah ini. Ayo bantu bangun kembali rumah nenek Halimah, melalui program bedah rumah dhuafa.

 

INFAQ DARURAT PEDULI KASIH SESAMA MUSLIM

Beban hidup Nenek Halimah adalah beban kita juga. Karena persaudaraan setiap Muslim ibarat satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lainnya otomatis terganggu karena merasakan kesakitan juga.

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى.

“Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam” (Muttafaq ‘Alaih).

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُنْيَا نَفَّسَ الله عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَومَ القِيَامَةِ و مَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ الله عَلَيهِ في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و مَن سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ الله في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و الله في عَونِ العَبْدِ ما كان العَبْدُ في عَونِ أَخِيهِ

“Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Dan Allah senantiasa membantu seorang hamba selama hamba tersebut senantiasa membantu saudaranya…” (HR Muslim).

 

AMALAN PENGUNDANG KESUKSESAN DAN PERTOLONGAN ALLAH

Rasulullah menjamin bahwa menolong orang miskin akan mudah memperoleh kesuksesan rezeki, keberkahan dan pertolongan Allah Ta’ala:

هَلْ تُنْصَرُوْنَ وَتُرْزَقُوْنَ إِلاَّ بِضُعَفَائِكُمْ

“Kalian hanyalah mendapat pertolongan dan rezeki dengan sebab adanya orang-orang lemah dari kalangan kalian” (HR Bukhari 2896).

إِنَّمَا يَنْصُرُ اللهُ هَذَهِ اْلأُمَّةَ بِضَعِيْفِهَا: بِدَعْوَتِهِمْ، وَصَلاَتِهِمْ، وَإِخْلاَصِهِمْ

“Sesungguhnya Allah menolong umat ini dengan sebab orang-orang lemah di antara mereka di antara mereka, yaitu dengan doa, shalat, dan keikhlasan mereka” (HR An-Nasa’i 3178, shahih).

 

MEMBANTU KAUM DHUAFA ADALAH JIHAD FISABILILLAH

Mari berjihad di Jalan Allah dengan membantu hunian layak untuk Nenek Halimah, janda dhuafa sebatang kara. Karena memperjuangkan kehidupan orang miskin termasuk Jihad Fisabilillah dengan keutamaan yang besar, sesuai sabda Rasulullah SAW dari Abu Hurairah RA:

السَّاعِي عَلَى الْأَرْمَلَةِ وَالْمِسْكِينِ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَأَحْسِبُهُ قَالَ: وَكَالْقَائِمِ لَا يَفْتُرُ، وَكَالصَّائِمِ لَا يُفْطِرُ، متفق عليه

“Orang yang bekerja untuk membiayai kehidupan para janda dan orang-orang miskin itu bagaikan orang yang berjihad di Jalan Allah, –aku (perawi) mengira beliau juga bersabda– dan bagaikan orang yang shalat tahajud di malam hari tanpa merasa lelah, serta bagaikan orang yang berpuasa terus-menerus” (Muttafaq Alaih: HR Bukhari 6007 dan Muslim 2982).

Bunga-bunga kasih dan kepedulian kaum Muslimin sangat dibutuhkan untuk membantu merenovasi rumah Nenek Halimah, supaya di usia lanjutnya dapat tempat tinggal yang layak dan bisa beribadah dengan tenang menyongsong husnul khatimah.

Donasi Peduli Kasih untuk Nenek Halimah bisa disalurkan melalui program INFAQ DARURAT:

  1. Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  2. Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605  a.n: Infaq Dakwah Center.
  3. Bank Mandiri Syari’ah (BSM), No.Rek: 7050.888.422  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  4. Bank Bukopin Syariah, No.Rek:  880.218.4108  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center
  5. Bank BTN Syariah, No.Rek:  712.307.1539  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center
  6. Bank Mega Syariah, No.Rek:  1000.154.176 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center
  7. Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  8. Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  9. Bank CIMB Niaga, No.Rek: 80011.6699.300  a.n Yayasan Infak Dakwah Center.
  10. Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497  a.n Budi Haryanto (Bendahara IDC)

 

CATATAN:

  • Demi kedisiplinan amanah dan untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, tambahkan nominal Rp 3.000 (tiga ribu rupiah). Misalnya: Rp 1.003.000,- Rp 503.000,- Rp 203.000,- Rp 103.000,- 53.000,- dan seterusnya.
  • Laporan penyaluran dana akan disampaikan secara online di: www.infaqDakwahCenter.com.
  • Bila biaya pengobatan sudah tercukupi/selesai, maka donasi dialihkan untuk program IDC lainnya.
  • Video: https://youtu.be/nwKt1UEaMIw.
  • Detail: http://www.infaqdakwahcenter.com/read/idc/796/halimah/
  • Info: 08122.700020 – 08567.700020.

%d bloggers like this: