Tafsir Hadits, KAJIAN, Hikmah — February 14, 2018 at 23:28

Hadits Dhaif: Seorang Pencuri yang Telah Ditegakkan Hukuman Potong Tangan, Dia Tidak Perlu Mengganti Curiannya

by
Hadits Dhaif: Seorang Pencuri yang Telah Ditegakkan Hukuman Potong Tangan, Dia Tidak Perlu Mengganti Curiannya

Dalam hukum Islam telah jelas bahwa seorang muslim yang terdapati mencuri maka ia akan dipotong tangannya sebagai pelajaran dan peringatan untuk dirinya dan juga kaum muslimin seluruhnya….

 

Islamkafah.com – Ketika seorang muslim yang mencuri telah terbukti dihadapan hakim dalam mahkamah syar’iyyah, maka ditegakkanlah hukum Allah atasnya, yakni ia dipotong salah satu tangannya.

Namun, Islam juga memberikan hikmah dan keringan, terutama bagi si pencuri. Yaitu apabila hukuman telah ia dapatkan, maka ia tidak berkewajiban untuk mengganti barang curiannya tersebut kepada korbannya.

Hal ini sebagaimana hadits dibawah ini:

   َوَعَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ؛ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( لَا يَغْرَمُ السَّارِقُ إِذَا أُقِيمَ عَلَيْهِ الْحَدُّ )  رَوَاهُ النَّسَائِيُّ، وَبَيَّنَ أَنَّهُ مُنْقَطِعٌ وَقَالَ أَبُو حَاتِمٍ: هُوَ مُنْكَرٌ

Dari Abdurrahman Ibnu Auf Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Pencuri tidak perlu mengganti jika telah dijalankan hukuman atasnya.” Riwayat Nasa’i dan ia menjelaskan bahwa hadits ini munqothi’. Abu Hatim berkata: Hadits ini munkar.

Akan tetapi sayang sekali hadits diatas adalah berasal dari hadits dhaif, sehingga tidak bisa kita amalkan dan kita yakini.

Semoga sedikit tulisan kami ini bermanfaat.

Barakallahu fiikum. (raf) []

Tags
%d bloggers like this: