Konsultasi Agama, TANYA-JAWAB, FIQH, FIQIH — March 24, 2018 at 23:01

Edisi Tanya Jawab: Apakah Rambut Rontok Seorang Muslimah Termasuk dari Bagian Aurat?

by
Edisi Tanya Jawab: Apakah Rambut Rontok Seorang Muslimah Termasuk dari Bagian Aurat?

Tidak sedikit para muslimah yang mungkin masih belum memahami cara yang tepat dalam memperlakukan rambutnya yang rontok, maka dari itu artikel ini akan membantu seorang muslimah yang bertanya kepada redaksi islamkafah.com ….

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr.wb..

Saya ingin bertanya ustad. Setiap hari saya menyisir rambut selalu ada yang rontok. Saya bingung bagaimana membuangnya, karena ada yang bilang rambut yg rontok itu aurat jadi kalo dibuang nanti akan terlihat oleh orang lain (minimal tukang sampahnya). Kalo dibakar dan dikubur juga tidak memungkinkan karena saya tinggal jauh dari rumah (merantau) dan ngekos.
Yang saya tanyakan:

1. Apakah benar rambut wanita yang rontok itu aurat?
2. apakah boleh rambut wanita ini dibungkus sampai tertutup dan dibuang ke tong sampah? Jadi tukang sampah nya tidak melihat, dan kalo pun dibuka dia sudah tidak tau lagi rambut ini milik siapa, Terima kasih.

Dari Ukhti Diah Fauziah, Pembaca Islamkafah.com menghubungi via email = [email protected]

Jawaban:

Dijawab oleh Al-Akh Andana Syahran, Pimred Redaksi Islamkafah.com

و عليكم سلام و رحمت الله و بركاته

الحمد لله و الصلاة و السلام على رسول الله وعلى اله وصحبه اجمعين، اما بعد

Seperti kita ketahui, bahwa sesungguhnya wanita itu termasuk aurat. Hal ini sesuai dengan dalil Nash. Yakni dari firman Allah azza wa jalla dan juga sabda dari Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam dalam sebuah hadits shahih. Dalil-dalilnya adalah sebagai berikut ini:

Allah Subhanahu wa ta’ala, berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمً

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka“. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S Al-Ahzab : 59)

Juga, sabda dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam

اَلْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ ، وَإِنَّهَا إِذَا خَرَجَتْ مِنْ بَيْتِهَا اِسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ، وَإِنَّهَا لاَتَكُوْنُ أَقْرَبَ إِلَى اللهِ مِنْهَا فِيْ قَعْرِ بَيْتِهَا

Wanita itu aurat, jika ia keluar dari rumahnya maka setan mengikutinya. Dan tidaklah ia lebih dekat kepada Allâh (ketika shalat) melainkan di dalam rumahnya. (HR. Tirmidzi no. 1173)

Maka dari kedua dalil ini telah muncul sebuah kesimpulan bahwa seluruh yang ada di dalam diri seorang muslimah, ia adalah aurat. Baik itu wajah, telapak tangan, kaki, dan semuanya yang terlihat wajib ditutupi oleh pandangan lelaki yang bukan mahram. Kecuali apabila hendak melakukan shalat, maka aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, ini adalah pendapt yang mendekati kebenaran, InsyaaAllah.

Maka seperti pertanyaan dari Ukhti Diah Fauziah maka kami katakan bahwa rambut yang rontok dari anda adalah aurat. Maka, wajib anda menjaganya dengan baik. Yakni, apabila rontok yang harus anda lakukan adalah dengan menguburnya secara baik-baik. Atau boleh juga membakarnya atau jika dirasa sulit maka tidak mengapa anda membungkusnya sebagai bentuk ikhtiar untuk menutupi aurat anda.

Namun, sebaiknya anda menguburnya karena ini banyak para Ulama yang menerangkan akan hal tersebut. Namun, sejauh ini tidak kami temukan adanya dalil larangan untuk membakar rambut, maka dari itu lebih baik jika anda kesulitan menguburnya boleh jadi membakar adalah solusinya. Atau, bisa juga anda membuangnya ditempat yang bercampur dengan sayuran-sayuran atau makanan yang terbuang sehingga tidak terlihat sebagai sebuah bungkusan yang spesifik.

Kami berharap ini dapat menjaawab pertanyaan dan kebingungan anda dalam permasalahan ini.

Wallahu a’lam.