Konsultasi Agama, FIQIH — October 17, 2017 at 23:31

Baru Tahu Ya? Ternyata Hewan yang Boleh Dimakan Kotorannya Suci dan Hewan yang Haram Dimakan Kotorannya Najis!

by
Baru Tahu Ya? Ternyata Hewan yang Boleh Dimakan Kotorannya Suci dan Hewan yang Haram Dimakan Kotorannya Najis!

Banyak diantara kita yang mungkin masih belum memahami perihal najis atau tidaknyanya suatu kotoran binatang. Dan, dalam tulisan kami kali ini in shaa Allah akan kami terangkan sedikit perihal najis atau sucinya kotoran hewan, semoga Allah menambahkan ilmu kepada kita…

 

Islamkafah.com – Yang perlu diperhatikan dari semua hewan yang pada asal hukum memakan dagingnya adalah haram, seperti misalnya anjing, kucing, keledai jinak, dan yang lainnya adalah dihukum najis baik kencing maupun kotorannya. Hal ini adalah berdasarakan sebuah hadits berikut:

Hadits Ibnu Mas’ud:

أَرَادَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ أَنْ يَتَبَرَّزَ فَقَالَ : إِئْتِنِي بِثَلاَثَةِ أَحْجَارٍ فَوَجَدْتُ لَهُ حَجْرَيْنِ وَرَوْثَةِ حِمَارٍ فَأمْسَكَ الحَجْرَيْنَ وَطَرَحَ الرَّوْثَةَ وَقَالَ : هِيَ رِجْسٌ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bermaksud bersuci setelah buang hajat. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, ‘Carikanlah tiga buah batu untukku.’ Kemudian aku mendapatkan  dua batu dan kotoran keledai. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengambil dua batu dan membuang kotoran tadi. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, ‘Kotoran ini termasuk najis.’” (HR. Ibnu Khuzaimah, no. 70, 1:39).

Kemudian hadits Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الأَهْلِيَّةِ وَأَذِنَ فِى لُحُومِ الْخَيْلِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang pada perang Khoibar memakan daging keledai jinak, dan beliau mengizinkan memakan daging kuda.” (HR. Bukhari, no. 4219 dan Muslim, no. 1941)

Dalil diatas dengan jelas menunjukkan bahwa semua kotoran hewan yang dagingnya haram dimakan adalah najis yang mustinya dan sebaiknya kita tidak memanfaatkannya untuk apapun.

Lantas, kini timbul sebuah pertanyaan. Bagaimana kotoran hewan yang pada asalnya memakan dagingnya adalah halal? Maka, jawabannya lengkapnya ada dibawah ini:

Dalil-dalil yang Menguatkan Bahwa Kotoran Hewan yang Halal Dimakan adalah Suci.

فَأَمَرَهُمُ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – بِلِقَاحٍ ، وَأَنْ يَشْرَبُوا مِنْ أَبْوَالِهَا وَأَلْبَانِهَا

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh mereka untuk meminum kencing dan susu dari unta perah.” (HR. Bukhari, no. 233).

Kemudian,

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau ditanya mengenai hukum shalat di kandang kambing,

صَلُّوا فِيهَا فَإِنَّهَا بَرَكَةٌ

Silakan shalat di kandang kambing, di sana mendatangkan keberkahan (ketenangan).” (Shahih, HR. Abu Daud, no. 184 dan Ahmad, 4:288).

Al-Imam Asy-Syaukani menyatakan, bahwa:

أَنَّ الأَصْلَ فِي كُلِّ شَيْءٍ أَنَّهُ طَاهِرٌ

“Hukum asal segala sesuatu adalah suci.” (Ad-Darar Al-Mudhiyyah, hlm. 57).

Maka dengan dalil-dalil diatas, kami memberikan kesimpulan bahwa kotoran hewan yang haram dimakan adalah najis, dan kotoran hewan yang halal dimakan adalah suci.

Wallahu A’lam. (aus) []

Tags
%d bloggers like this: